JAKARTA – Wonderkid Manchester United, JJ Gabriel, dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Real Madrid setelah menyepakati kepindahan secara verbal untuk Januari 2027.
Penyerang yang baru berusia 16 tahun itu mengaku memiliki ambisi besar memenangkan Ballon d’Or bersama klub raksasa Spanyol tersebut.
Dalam wawancara dengan media Marca, Gabriel secara terbuka menyampaikan impian terbesarnya.
“Impian saya adalah memenangkan Ballon d’Or,” ujar Gabriel seperti dilansir Metro, Sabtu (7/11/2026).
Ketika ditanya kemungkinan bergabung dengan Barcelona, ia memberikan jawaban tegas, “Jelas, Madrid.”
Gabriel telah menyampaikan keinginan meninggalkan Manchester United sejak September 2026 dan tidak lagi mengikuti latihan bersama klub.
Ia bergabung dengan akademi MU pada 2022 dan sudah mendapat kesempatan memperkuat tim U-18 ketika berusia 14 tahun.
Gabriel juga pernah mengikuti pemusatan latihan pramusim bersama tim utama di bawah arahan Michael Carrick.
Namun, pihak perwakilannya dikabarkan kurang puas dengan kesempatan bermain dan proses integrasinya ke skuad senior Manchester United.
Real Madrid kini menjadi tujuan utama Gabriel, meskipun kepindahannya masih membutuhkan penyelesaian administrasi dan belum berstatus transfer resmi.
Manchester United disebut berpotensi menerima kompensasi sebesar 350.000 poundsterling atau sekitar Rp8,47 miliar, berdasarkan kurs indikatif Rp24.205 per poundsterling.
Ryan Giggs Ingatkan JJ Gabriel
Legenda Manchester United, Ryan Giggs, menilai Gabriel seharusnya tidak terburu-buru meninggalkan klub yang telah membinanya sejak usia muda.
“Sejauh ini, perjalanan kariernya berjalan baik. Lantas, mengapa harus mengubah sesuatu yang sudah berjalan dengan benar? Kamu berada di jalur yang tepat,” kata Giggs dalam acara Rio Ferdinand Presents.
Giggs mengungkapkan dirinya mulai berlatih bersama tim utama pada usia 15 tahun, tetapi baru menjalani debut dua tahun kemudian.
Menurutnya, pemain muda membutuhkan kesabaran karena sepak bola senior memiliki tekanan dan tantangan jauh lebih besar dibandingkan kompetisi junior.
“Jika perkembanganmu sudah berada di jalur yang benar, bersabarlah dan tunggu kesempatan, tidak peduli seberapa hebat kemampuanmu,” ujarnya.
Giggs juga mencontohkan Max Dowman di Arsenal yang dinilainya tidak terburu-buru mengejar tempat utama meskipun memiliki kemampuan luar biasa.
Ia meyakini kesabaran dapat membantu pemain muda berkembang menjadi andalan klub dalam beberapa tahun mendatang.
Bagi Gabriel, Real Madrid menawarkan peluang mengejar ambisi besar, tetapi keputusan meninggalkan Manchester United pada usia 16 tahun menjadi pertaruhan penting bagi masa depannya.***