JAKARTA – Prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal bersama berbagai unsur terkait, termasuk TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Tegal, dengan sigap membantu pemadaman kebakaran yang melanda lebih dari 15 kapal nelayan di Pelabuhan Pelindo, Tegalsari, Kota Tegal pada Jumat (27/12).
Kejadian bermula saat dini hari ketika Lanal Tegal menerima informasi dari penjaga kapal yang melihat adanya kapal terbakar. Api diduga berasal dari kapal yang bersandar di tengah-tengah Pelabuhan Pelindo Tegal.
Segera setelah menerima informasih itu, Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra, segera memerintahkan personelnya untuk melaksanakan upaya pemadaman bersama Damkar, Polres Tegal Kota, dan unsur kemaritiman lainnya. Namun, angin kencang membuat api cepat membesar dan menyambar ke sekitar 19 kapal lainnya.
Adapun unsur-unsur yang terlibat dalam pemadaman kebakaran meliputi Damkar Kota Tegal, Lanal Tegal, Polres Tegal Kota, KSOP kelas IV Tegal, BPBD Kota Tegal, Satpol PP Kota Tegal, Pelindo Tegal, dan masyarakat nelayan. Pemadaman menggunakan 10 unit mobil Damkar dan water canon Polres Tegal Kota.
Dalam operasi pemadaman, Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra bersama Kapolres Tegal Kota, Dandim 0712 Tegal, pejabat Pemerintah Kota Tegal, serta tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Palang Merah Indonesia (PMI), dan elemen lainnya turut hadir di lokasi untuk memantau langsung situasi.
Kerja sama lintas instansi terlihat nyata di tengah upaya pemadaman yang penuh tantangan, mengingat banyaknya kapal yang terbakar serta potensi bahaya dari bahan bakar di sekitar lokasi. Para prajurit Lanal Tegal dengan cekatan bergabung bersama tim pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api dan memastikan keselamatan di area tersebut.
“Kami dari Lanal Tegal turut mendukung penuh upaya pemadaman ini. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak menjadi kunci dalam mengatasi situasi darurat seperti ini,” ujar Danlanal Tegal di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, api belum sepenuhnya padam. Masih ada titik api yang tersisa, namun berkat kerja sama semua pihak, situasi dapat dikendalikan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyelidikan.
Prajurit Lanal Tegal terus siaga untuk mendukung pemulihan pasca-kebakaran, termasuk membantu evakuasi kapal yang terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti insiden ini.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap informasi yang diterima. Kehadiran TNI AL diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami musibah di wilayah kerjanya.



