JAKARTA — Coco Gauff membuka kiprahnya di Cincinnati Open 2026 dengan kemenangan dramatis atas Liudmila Samsonova, Senin (17/8/2026).
Petenis Amerika Serikat itu harus kehilangan set pertama sebelum membalikkan keadaan dan menang 2-6, 6-4, 6-1.
Hasil tersebut membawa Gauff ke babak 32 besar Cincinnati Open sekaligus menjaga peluangnya memburu gelar pertama tahun ini.
Pertandingan itu terasa istimewa karena berlangsung bertepatan dengan ulang tahun ke-55 sang ayah, Corey Gauff.
Gauff kemudian memberikan penghormatan khusus kepada ayahnya dalam wawancara setelah pertandingan.
“Saya tidak ingin kalah pada hari ulang tahun ayah saya. Ayah saya sangat berarti bagi saya,” ungkapnya seperti dilansir ClutchPoints.
“Dia adalah alasan saya bermain tenis dan memiliki keyakinan sebesar ini.”
Gauff juga mengungkap keyakinan besar yang selalu ditanamkan sang ayah sejak dirinya masih muda.
“Jika terserah ayah saya, dia akan mengatakan bahwa saya bisa mengalahkan siapa pun, bahkan ketika Carlos Alcaraz berada di seberang net.”
Menurut Gauff, kepercayaan tersebut menjadi salah satu fondasi mental yang membantunya menghadapi tekanan di lapangan.
“Itu benar-benar menunjukkan keyakinan yang dia miliki kepada saya. Saya sangat mencintainya.”
Gauff kemudian menyampaikan pesan kepada para orang tua petenis agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada anak-anak mereka.
“Untuk semua ayah petenis, perlakukan putri kalian dengan baik dan jangan memberi mereka terlalu banyak tekanan.”
“Hal terpenting yang ditanamkan ayah saya adalah menikmati permainan.”
Peran sang ayah memang sangat besar dalam perjalanan Gauff sejak dirinya muncul sebagai sensasi tenis ketika masih remaja.
Gauff bahkan menjalani debut di WTA Tour saat baru berusia 15 tahun dan mencatat sejarah di Wimbledon.
Kini, petenis berusia 22 tahun itu menempati peringkat keempat dunia dan terus berusaha menemukan konsistensi permainan sepanjang musim 2026.
Gauff mengakui penampilannya melawan Samsonova masih jauh dari sempurna, tetapi ia memilih melihat sisi positif dari perjuangan tersebut.
“Setiap kali saya fokus pada kegembiraan bermain, saat itulah hasil terbaik datang.”
“Kekalahan membuat kemenangan terasa lebih istimewa, jadi saya sangat bersyukur bisa berada di sini.”
“Saya hanya berusaha memberikan pola pikir terbaik kepada diri saya sendiri ketika berada di lapangan.”
Kemenangan atas Samsonova juga memperpanjang rekor Gauff menjadi lima kemenangan tanpa kekalahan dalam lima pertemuan melawan petenis Rusia tersebut.
Tantangan berikutnya sudah menanti karena Gauff dijadwalkan menghadapi sesama petenis Amerika, Ann Li, di babak 32 besar.
Pertandingan Gauff melawan Li dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026 dan menjadi perebutan tiket menuju babak 16 besar Cincinnati Open.
Cincinnati Open menjadi salah satu ajang penting bagi Gauff sebelum memasuki rangkaian persiapan menuju US Open.***



