-JAKARTA – Seorang pria berinisial MT (20) di Jakarta Barat melakukan tindakan nekadnya dengan menodongnkan senjata tajam berupa parang kepada sejumlah anggota polisi di Jalan Daan Mogor Raya, Senin pagi (30/12). Lokasi tersebut berdekatan dengan Halte Jembatan Gantung, Jakarta Barat.
Saksi kejadian, Yono (30) mengatakan, kejadian tersebut diawali dengan cekcok saat MT menghalangi bus Transjakara menggunakan motornya.
Kata Yono yang juga sebagai Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), MT melakukan hal itu karena merasa mata pencahariannya terganggu karena jalur putar balik di jalan tersebut ditutup sehingga tidak ada pengendara yang melintas atau putar balik.
“Dia ngamuk, itu motor dihalangin di jalur busway. Dari subuh itu dari jam 05.00 WIB busway enggak bisa dilewati,” kata Yono saat ditemui di lokasi, Senin (30/12) seperti dilansir dari Kompas.
Akibat ulah nekad MT tersebut, Jalan Daan Mogot mengalami kemacetan panjang. Agar tidak berlarut, polisi pun mendatangi MT untuk mencegah aksi nekadnya itu. Namun, MT jurstu mengancam polisi dengan parang yang dia bawa ke lokasi. Melihat hal itu, polisi pun terpaksa menodong balik dengan senjata ke arah MT untuk meredam aksinya, tapi MT justru menodong balik dan mengejar polisi yang bertugas di lokasi.
“Sama polisinya ditodongin senjata doang, enggak berani nembak. Sempet nembakin (ke udara), ada dua kali mah,” kata Yono.
Saksi mengatakan, polisi sempat menembakkan senjata ke arah MT, namun MT berusahan lari dan kabur setelah letusan tembakan dari polisi tidak mengenai dirinya. Polisi pun mengejar MT ke arah dia lari ke perkampungan. Namun, MT lolos dari kejaran polisi.
“Sempat ngejar ke dalam, tapi polisi jalan kaki kan, mobilnya kan di sini dia. Balik lagi dah dia pulang tuh,” kata Yono.
Polisi pun akhirnya mendatangi tempat MT, sehingga MT ditangkap dan ditahan di Polsek Cengkareng.
“Pelaku melakukan aksi tersebut dalam pengaruh miras, namun kami sedang menggali informasi lebih lanjut terkait alasan pelaku menghentikan busway sambil membawa senjata tajam,” kata Kapolsek Cengkareng Kompol Abdul Jana dalam keterangan resmi, Senin (30/12/2024).