JAKARTA – Pagi sumringah hari ini Rabu (26/02/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengarah ke zona hijau. IHSG menguat sebesar 51,71 poin atau 0,79%, mencapai level 6.638,80.
Hasil pantauan Garuda TV dari Bloomberg, indeks LQ45 yang mewakili 45 saham unggulan juga turut meningkat 3,33 poin atau 0,45% ke posisi 751,03.
Menurut Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas, faktor eksternal seperti rencana penerapan paket tarif oleh Amerika Serikat dan antisipasi hasil rapat FOMC pada 18-19 Maret 2025 menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Wall Street terpengaruh oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang menegaskan bahwa tarif untuk Kanada dan Meksiko akan diberlakukan sesuai jadwal pada 4 Maret 2025.
Hal ini memicu spekulasi bahwa Trump akan mendorong implementasi tarif resiprokal, mengingat Kanada dan Meksiko sebagai mitra dagang dekat AS tetap dikenakan tarif signifikan.
Di sisi domestik, isu pendirian Danantara mendapat respons beragam dari pelaku pasar. Kekhawatiran muncul terkait pengelolaan dan kinerja Sovereign Wealth Fund (SWF) di beberapa negara tetangga.
Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi lebih intensif dari Pemerintah dan Badan Pengelola Investasi (BPI) untuk meredam kekhawatiran tersebut.***