SULTRA – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan uji coba distribusi 307 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di dua Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (25/2/2025). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.
Fokus pada Dua Sekolah Dasar
Distribusi tahap awal ini menyasar SD Negeri 06 Abeko dan SD Negeri 02 Lameuru. Kolonel Pnb Lilik Eko Susanto, Komandan Lanud Haluoleo, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara TNI AU dan dunia usaha dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi siswa, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Tahap Uji Coba untuk Keberlanjutan Program
Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG masih dalam tahap uji coba untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutannya. “Hari ini kita uji coba sistem distribusi MBG dan melihat bagaimana teknis pelaksanaannya agar program ini berjalan optimal,” ungkapnya.
Potensi Pengembangan Lahan untuk Kemandirian Bahan Baku
Selain distribusi, Kadin Sultra bersama Lanud Haluoleo juga mengeksplorasi potensi pemanfaatan lahan di lingkungan Lanud untuk mendukung keberlanjutan program ini. Rencana pengembangan meliputi pembangunan kandang ayam potong, ayam petelur, serta penanaman sayur-mayur guna memastikan ketersediaan bahan baku secara mandiri.
Target Jangka Panjang
Dalam jangka panjang, program MBG ini ditargetkan untuk menjangkau 3.647 siswa secara berkelanjutan. Anton Timbang menegaskan pentingnya program ini bagi masa depan generasi muda. “Program ini sangat luar biasa karena dapat mencerdaskan anak bangsa dan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” pungkasnya.
Optimisme untuk Masa Depan
Program MBG ini tidak hanya menjadi upaya pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak di daerah. Dengan sinergi antara TNI AU, Kadin Sultra, dan pemerintah daerah, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.