JAKARTA – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Irvansyah mengusulkan agar lembaganya diperkuat dan diubah menjadi Indonesia Coast Guard. Langkah ini dianggap sebagai solusi untuk membangun sistem keamanan laut yang lebih efektif dan terintegrasi.
Usulan ini disampaikan Irvansyah dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan panja Kamla Komisi I DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (3/2/2025).
Menurut Irvansyah, Indonesia memerlukan undang-undang khusus yang mengatur keamanan laut, agar sistem pengawasan dan perlindungan wilayah perairan negara bisa berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Dalam mewujudkan sistem keamanan laut yang komprehensif, berkelanjutan, adaptif, dan inklusif, Indonesia harus memiliki undang-undang yang mengatur tentang keamanan laut,” ujar Irvansyah dalam rapat tersebut.
Lebih lanjut, Irvansyah mengemukakan pentingnya peran coast guard di Indonesia. Ia menegaskan bahwa transformasi Bakamla menjadi Indonesia Coast Guard akan memperkuat fungsinya dalam menjaga keamanan perairan Indonesia dengan lebih terstruktur dan sistematis.
“Sangatlah penting bagi Indonesia memiliki Indonesia Coast Guard yang dapat menjalankan tugas dan fungsi coast guard universal secara utuh, konkret, dan komprehensif,” tuturnya.
Irvansyah menambahkan bahwa peran Bakamla sebagai Indonesia Coast Guard tidak hanya akan fokus pada perlindungan keamanan perairan, tetapi juga memastikan keselamatan dan penegakan hukum yang lebih efektif di wilayah yurisdiksi Indonesia.
“Bakamla perlu diperkuat sebagai Indonesia Coast Guard sehingga menjadi instansi yang adaptif, responsif, dan inklusif dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, dan penegakan hukum di wilayah hukum perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia,” jelasnya.
Di sisi lain, Irvansyah juga menekankan bahwa keamanan laut Indonesia tidak boleh hanya bertumpu pada TNI Angkatan Laut. Kehadiran coast guard yang independen dan terfokus pada pengawasan perairan akan sangat membantu dalam melindungi kapal dagang, kapal nelayan, serta mencegah ancaman maritim lainnya.
“Pada aspek keamanan nasional, domain keamanan laut tidak lagi bertumpu pada TNI Angkatan Laut, tetapi juga coast guard sebagai lembaga keamanan laut yang memiliki peran strategis,” ucapnya.
Dengan perubahan ini, diharapkan Indonesia dapat memiliki sistem keamanan laut yang lebih menyeluruh dan siap menghadapi tantangan di perairan nasional.