JAKARTA – Seorang pria mengaku ormas yang terekam meminta tunjangan hari raya (THR) kepada tukang cukur di kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, berakhir di tangan polisi. Pelaku diketahui bernama Abdul Rohim dan ditangkap usai videonya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, Abdul terlihat mengenakan baju kuning dan kalung rantai sembari mengaku berasal dari organisasi masyarakat (ormas). Ia mendatangi tukang cukur dan meminta uang dengan alasan untuk keperluan lebaran.
“Mau minta inisiatifnya aja buat ketupat lebaran,” kata Abdul dalam kondisi sempoyongan dalam video yang diunggah akun @fakta.jakarta.
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Unit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin IPDA Adithya Aji Pratama.
“Betul, pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang diperiksa,” ujar Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Igo Fazar Akbar, Rabu (26/3).
Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Abdul bukan anggota ormas. Ia hanya mengaku-ngaku untuk menakuti korban dan mendapatkan THR.
Tak lama setelah ditangkap, Abdul membuat video permintaan maaf. Dalam rekaman yang diunggah akun @merekamjakarta, ia tampak berada di kantor polisi dan mengakui kesalahannya.
“Saya Abdul Rohim, saya mau minta maaf sebesar-besarnya atas kejadian kemarin. Saya tidak akan mengulanginya lagi ke depannya. Saya berjanji,” ujar Abdul di hadapan petugas dan perwakilan ormas yang sempat disebut namanya.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Abdul menandatangani surat perdamaian dengan tukang cukur serta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terintimidasi oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi tertentu, apalagi menjelang lebaran, ketika permintaan semacam ini kerap terjadi.