JAKARTA – Estadio Santiago Bernabeu menjadi saksi pertarungan epik pada pekan ke-29 Liga Spanyol 2024/2025, Minggu (30/3/2025) dini hari WIB, saat Real Madrid vs Leganes dalam laga yang sarat gengsi dan poin krusial.
Los Blancos, yang sedang mengejar posisi puncak klasemen, berhasil mengatasi tekanan ketat dari Leganes dengan kemenangan dramatis 3-2.
Pertandingan ini tak hanya menegaskan ketangguhan Real Madrid di bawah asuhan Carlo Ancelotti, tetapi juga menunjukkan semangat juang Leganes yang nyaris mencuri perhatian di ibu kota Spanyol.
Hingga laga usai, posisi klasemen La Liga pun bergoyang, dengan Real Madrid terus membayangi Barcelona di papan atas.
Jalannya pertandingan
Real Madrid membuka keunggulan melalui tendangan penalti Kylian Mbappe di menit ke-32, memanfaatkan pelanggaran di kotak terlarang.
Namun, Leganes tak tinggal diam. Diego García menyamakan kedudukan dua menit berselang (menit 34), disusul gol Raba di menit 41 yang membalikkan skor menjadi 1-2 hingga turun minum.
Situasi ini sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam.
Memasuki paruh kedua, Jude Bellingham menjadi penyelamat dengan gol penyama kedudukan di menit 47, sebelum Mbappe kembali bersinar lewat gol kemenangan di menit 76, memastikan skor akhir 3-2 untuk Los Blancos.
Kemenangan ini mempertegas posisi Real Madrid di peringkat kedua klasemen La Liga 2024/2025 dengan 63 poin dari 29 pertandingan, poin yang sama dengan pemuncak Barcelona.
Namun Barca baru akan melakoni laga ke-29 pada Minggu malam nanti berhadapan dengan Girona.
Sementara itu, Leganes tertahan di peringkat 18 dengan 27 poin, gagal keluar dari zona degradasi.
Prediksi sebelum laga memang condong pada Real Madrid, mengingat dominasi mereka di Bernabeu dan rekor pertemuan yang memihak—tak terkalahkan dalam lima duel terakhir kontra Leganes.
Namun, perlawanan sengit Los Pepineros membuktikan bahwa mereka tetap menjadi ancaman, terutama dalam situasi genting seperti ini.
Di balik kemenangan, Real Madrid menunjukkan kekuatan mental dan ketajaman lini depan, dengan Mbappe yang kini memimpin daftar top skor La Liga bersama 22 gol, terpaut satu gol dari Lewandowski di puncak.
Bellingham juga semakin menegaskan peran kunci di lini tengah dengan kontribusi gol dan assist-nya.
Bagi Leganes, meski kalah, performa mereka di laga ini menjadi sinyal bahwa mereka belum menyerah dalam perjuangan menghindari degradasi.
Dengan sisa musim yang kian menipis, setiap poin kini menjadi penentu nasib, baik dalam perburuan gelar maupun pertarungan di zona merah.***
