JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai Ketua Satuan Tugas Koperasi Desa Merah Putih.
Penunjukan ini diumumkan langsung oleh Zulhas dalam konferensi pers di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).
“Saya dapat tugas yang sangat mulia, yaitu diminta Presiden sebagai Ketua Satgas untuk pembentukan Kopdes Merah Putih,” ujar Zulhas.
Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dirancang sebagai program nasional untuk memperkuat ekonomi desa dan menghubungkannya langsung ke jaringan perkotaan.
Pemerintah menargetkan pembentukan 70.000 hingga 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.
“Kopdes itu untuk mengembangkan ekonomi desa dan menyambungkan potensi desa langsung ke perkotaan,” jelas Zulhas.
Dana untuk program ini akan bersumber dari APBN dan APBD, menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pemberdayaan desa secara masif.
Program Kopdes Merah Putih rencananya akan resmi diluncurkan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.
Menurut Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, pelaksanaan Kopdes akan dijalankan lewat tiga pendekatan, yaitu:
- Mendirikan koperasi baru
- Merevitalisasi koperasi yang sudah ada
- Membangun dan mengembangkan koperasi desa secara menyeluruh
Budi menambahkan, saat ini pemerintah juga sedang menyusun Instruksi Presiden (Inpres) terkait pembentukan Kopdes, serta membentuk satuan tugas lintas kementerian dan lembaga agar program ini berjalan optimal.
“Satgas ini akan mengharmonisasi kerja lintas kementerian dan lembaga agar program Kopdes Merah Putih bisa terimplementasi dengan cepat dan tepat,” ucapnya.
Dengan hadirnya Kopdes Merah Putih, pemerintah berharap desa-desa di Indonesia bisa naik kelas dalam hal ekonomi dan produksi.
Program ini tak hanya soal koperasi, tapi juga membuka akses pasar, mendorong kewirausahaan desa, dan mengurangi ketimpangan ekonomi antara kota dan desa.