Sebanyak 382 jemaah calon haji asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 1446 Hijriah / 2025 Masehi. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan haru di Pendopo Dipokusumo, Kompleks Pemkab Purbalingga, Rabu pagi.
Ratusan jemaah calon haji diberangkatkan menggunakan 10 unit bus. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 1 sebanyak 353 orang dan Kloter 2 sebanyak 29 orang. Dari total jemaah, 165 orang adalah laki-laki dan 217 orang perempuan.
Sebanyak 101 orang di antaranya berusia di atas 65 tahun, termasuk 11 lansia prioritas yang akan mendapatkan perhatian medis khusus dari dokter pendamping. Selain itu, dua orang dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) turut serta dalam rombongan.
Sebelum diberangkatkan, seluruh jemaah telah mengikuti delapan kali manasik haji yang bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan rukun Islam kelima. Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dalam sambutannya berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan dan membangun solidaritas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya harap para jemaah bisa saling membantu satu sama lain, apalagi dengan banyaknya lansia, kebersamaan dan kekompakan sangat diperlukan selama di sana.”
“Seluruh jemaah sudah mengikuti manasik delapan kali, termasuk manasik tingkat kabupaten. Petugas juga sudah siap memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik.”
Momen pelepasan berlangsung penuh haru. Tangis keluarga pecah saat para jamaah calon haji menaiki bus. Bahkan, seorang jamaah sempat pingsan karena kelelahan dan langsung dievakuasi ke ambulans oleh tim medis yang sudah disiagakan di lokasi.