Ketika suasana Lebaran mulai kental terasa di tanah kelahirannya, Gunungkidul, Veda Ega Pratama harus membuat keputusan besar. Alih-alih menikmati ketupat bersama keluarga, rookie sensasional Indonesia ini justru sudah berada dalam penerbangan panjang menuju Brasil untuk melakoni seri kedua Moto3 2026.
Veda berangkat dengan modal kepercayaan diri tinggi. Hasil finis kelima di GP Thailand beberapa waktu lalu bukan hanya kejutan, tapi bukti bahwa talenta muda jebolan Astra Honda Racing School ini mampu bersaing di level dunia. Kini, tantangan sebenarnya menanti di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Brasil.
Adu Cepat Adaptasi di “Tanah Baru”
Melalui unggahan media sosialnya, Veda terlihat sudah berada di Spanyol sebagai titik transit sebelum mendarat di Amerika Latin. GP Brasil tahun ini memiliki keunikan tersendiri: sirkuitnya tergolong baru bagi hampir seluruh pembalap di grid.
“Untuk balapan selanjutnya di GP Brasil, tentunya saya akan menggunakan pengalaman di Thailand. GP Brasil adalah sirkuit baru bagi semua rider. Menurut saya, siapa yang paling cepat beradaptasi, dialah yang akan unggul,” ujar Veda mantap, dikutip dari kanal YouTube SPOTV.
Jadwal Perjuangan Veda Ega
Veda tidak punya banyak waktu untuk bersantai. Segera setelah mendarat, ia akan langsung dihadapkan pada jadwal padat:
-
Kamis, 19 Maret: Sesi familiarisasi lintasan dan konferensi pers.
-
Jumat – Sabtu, 20-21 Maret: Sesi latihan dan kualifikasi untuk memperebutkan posisi start terbaik.
-
Minggu, 22 Maret: Balapan utama (Race Day).
Bagi Veda, pengorbanan meninggalkan hangatnya suasana Idulfitri di rumah adalah harga yang harus dibayar demi mengejar mimpi menjadi juara dunia pertama dari Indonesia. Mari kita dukung “The Wonder Boy” agar kembali memberikan kejutan manis dari tanah Brasil!