JAKARTA – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dan penggunaan VAR dalam laga melawan Espanyol yang berakhir dengan kekalahan 0-1. Menurut Ancelotti, Carlos Romero seharusnya mendapat kartu merah sebelum mencetak gol penentu kemenangan bagi Espanyol.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion RCDE, Minggu (2/2) dini hari WIB, Real Madrid mendominasi penguasaan bola dengan 76 persen dan melepaskan 21 tembakan. Namun, gol tunggal Carlos Romero pada menit ke-85 menjadi penentu kemenangan tuan rumah.
Kecewa dengan keputusan wasit Alejandro Muniz, Ancelotti menilai bahwa pada menit ke-61, Kylian Mbappe dilanggar dari belakang oleh Romero, yang menurutnya layak mendapat hukuman kartu merah. “Keputusan yang dibuat oleh wasit dan VAR tidak dapat dijelaskan,” ujar Ancelotti, dikutip dari situs resmi klub.
Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut mengabaikan keselamatan pemain, mengingat tekel Romero berisiko menimbulkan cedera serius. “Untungnya, tidak terjadi apa-apa, tetapi ada risiko,” tegas Ancelotti, dilansir dari bola.net.
Meski demikian, Ancelotti juga mencatat bahwa timnya memiliki peluang untuk mencetak gol, termasuk gol Vinicius Junior yang dianulir wasit di babak pertama. “Kami melakukan beberapa hal dengan baik, kami memiliki kendali yang baik, terutama di babak kedua,” ujarnya.
Namun, meskipun memiliki banyak kesempatan, Real Madrid gagal menembus pertahanan Espanyol yang berhasil mengejutkan mereka dengan gol balasan di serangan balik.