JAKARTA – Pada hari kedua pasca Lebaran, atau H+1 Idulfitri 1446 Hijriah, Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih dipadati oleh 134.625 penumpang.
Berdasarkan data yang dirilis oleh PT Angkasa Pura II, angka ini menunjukkan volume perjalanan udara yang sangat tinggi, meski sudah melewati puncak arus mudik Lebaran.
Asisten Deputi Komunikasi dan Hukum Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muardi, mengungkapkan bahwa pada hari ini, bandara yang terletak di Tangerang ini melayani sebanyak 909 pergerakan pesawat.
“Rencana Penerbangan hari ini sebanyak 909 pergerakan pesawat dengan 134.625 penumpang. Jumlah ini terbagi untuk penerbangan domestik dan internasional,” ujar Holik pada Selasa, 1 April 2025.
Menurut Holik, dari total pergerakan tersebut, 628 penerbangan domestik mengangkut 89.950 penumpang, sementara 281 penerbangan internasional melayani 44.675 penumpang.
Holik merinci pergerakan penumpang di setiap terminal bandara, yang terbilang padat meskipun arus balik Lebaran mulai berangsur menurun.
Detail Penerbangan
Pada Terminal 1, yang melayani penerbangan domestik, tercatat ada 113 pergerakan pesawat dengan 16.288 penumpang untuk kedatangan dan 110 penerbangan dengan 18.207 penumpang untuk keberangkatan.
“Total untuk datang dan pergi di Terminal 1 adalah 223 penerbangan dengan 34.495 penumpang domestik.”
“Puncak penumpang kedatangan terjadi pada pukul 15.00-16.59 WIB, sementara keberangkatan mencapai puncaknya pada pukul 07.00-08.59 WIB,” jelas Holik.
Di Terminal 2, Holik mengungkapkan, untuk penerbangan domestik terdapat 91 penerbangan dengan 11.324 penumpang kedatangan dan 92 penerbangan untuk keberangkatan dengan 26.758 penumpang.
Sementara untuk penerbangan internasional, terdapat 60 penerbangan kedatangan dengan 7.996 penumpang dan 58 penerbangan keberangkatan dengan 9.302 penumpang.
Sementara itu, Terminal 3 melayani 111 penerbangan domestik dengan 12.776 penumpang, serta 111 penerbangan internasional dengan 15.921 penumpang.
Holik mencatat, meskipun jumlah penerbangan dan penumpang pada H+1 Idul Fitri ini lebih besar dibandingkan dengan H+1 Lebaran tahun sebelumnya, namun ada penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.
Tantangan Arus Balik dan Proses Pemulihan
Walaupun arus balik Lebaran mulai menunjukkan tren penurunan, bandara terbesar di Indonesia ini tetap harus menghadapi tantangan pengelolaan pergerakan penumpang yang tinggi.
Holik menyampaikan bahwa meskipun ada penurunan signifikan dalam perbandingan tahunan, jumlah penumpang tetap terbilang padat, dan pihaknya terus berupaya memastikan kelancaran operasional penerbangan.
“Kami berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para penumpang selama arus balik Lebaran ini.”
“Kami juga menghimbau agar penumpang tetap mematuhi aturan protokol kesehatan yang berlaku,” ujarnya, menutup pernyataan.***




