JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat pergerakan pemudik dari Jawa menuju Sumatra melalui lintasan Merak–Bakauheni mulai terjadi sejak H-8 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut mobilitas masyarakat meningkat dan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif agar perjalanan berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri, mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai meningkat, pergerakan pemudik yang hendak menyeberang dari Jawa menuju Sumatera di lintasan Merak-Bakauheni mulai menunjukkan dinamika,” kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu dilansir dari Antara.
ASDP menyesuaikan jumlah armada kapal dengan kepadatan arus, yakni 28–33 kapal per 24 jam, serta menerapkan pola operasional tiba, bongkar, dan berangkat (TBB) untuk mempercepat layanan. Fasilitas pelabuhan juga ditingkatkan, mulai dari layanan customer service 24 jam, penambahan garbarata Express II, toilet portable, hingga shuttle bus listrik bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan koordinasi dengan pemangku kepentingan dilakukan untuk memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan. Selama 13–16 Maret, disediakan 20 unit angkutan umum gratis yang menghubungkan Stasiun Cilegon, Kerenceng, dan Merak.
Data Posko Merak mencatat total penumpang dari Jawa ke Sumatera pada H-10 hingga H-8 sebanyak 126.276 orang, turun 18,6 persen dibanding tahun lalu. Sementara kendaraan tercatat 31.390 unit, turun 13 persen. Dari arah sebaliknya, tercatat 97.385 penumpang dan 23.018 kendaraan, juga menurun dibanding periode yang sama tahun lalu.
ASDP menegaskan komitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal agar perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan tertib dan berkesan.