Di tengah performa tim yang sedang goyah pada awal musim F1 2026, Aston Martin Aramco resmi mengambil langkah manuver mengejutkan. Tim balap yang bermarkas di Silverstone tersebut memagari susunan pembalapnya untuk musim 2027 dengan memperpanjang kontrak jangka panjang Fernando Alonso dan Lance Stroll.
Langkah pengumuman skuat ini dilakukan menjelang gelaran unik Bahrain Grand Prix in Malaysia akhir pekan ini. Kepastian ini tergolong krusial mengingat Aston Martin saat ini terdampar di peringkat ke-10 klasemen sementara konstruktor.
Meskipun Stroll memang diproyeksikan bertahan untuk musim kesembilannya, masa depan Alonso sempat diterpa rumor pensiun seiring merosotnya performa mobil Aston Martin sepanjang tahun ini.
Memasuki musim kelima secara beruntun sebagai rekan satu tim pada 2027 mendatang, duet Alonso dan Stroll makin mengukuhkan status mereka sebagai pasangan driver paling berpengalaman di grid F1 modern dengan total rekor akumulasi 644 kali start.
“Balapan adalah hidup dan passion saya. Saya mengambil waktu untuk keputusan ini, tetapi saya tahu masih memiliki kecepatan dan ambisi untuk bersaing di level tertinggi,” tegas Alonso terkait perpanjangan kontraknya.
Infrastruktur dan Visi Jangka Panjang
Alonso menegaskan komitmennya untuk membawa Aston Martin keluar dari periode sulit. Juara dunia dua kali tersebut optimistis dengan fondasi tim, jajaran kepemimpinan, hingga fasilitas baru di Silverstone yang dinilainya siap membuahkan hasil dalam jangka panjang.
Senada dengan Alonso, Lance Stroll mengekspresikan motivasi tingginya untuk mengawal proyek pembangunan tim yang diinisiasi oleh sang ayah, Lawrence Stroll.
“Kami berada di jalur yang benar. Motivasi saya jauh lebih kuat dari sebelumnya untuk membawa tim ini menjadi pemenang,” tutur Stroll.
Chairman Eksekutif Aston Martin, Lawrence Stroll, menambahkan bahwa mempertahankan kombinasi pengalaman teknis dan loyalitas kedua pembalap merupakan aset paling krusial untuk merealisasikan target menembus papan atas.
Dengan resminya perpanjangan duet Aston Martin, kini hanya tersisa empat kursi kosong di grid F1 untuk musim 2027.
Di kubu Haas, Oliver Bearman diprediksi kuat akan dipertahankan, dengan pimpinan klasemen FIA Formula 2, Rafael Camara, menjadi kandidat terdepan untuk mengisi kursi pendamping.
Sementara itu di Racing Bulls, Arvid Lindblad diproyeksikan bertahan untuk tahun keduanya. Rekannya, Liam Lawson, tengah berjuang mengamankan kursi penuh, meski ancaman promosi bagi Nikola Tsolov—yang saat ini menempati posisi kedua di F2—tetap terbuka lebar.