JAKARTA – Aston Martin terus memperkuat struktur teknisinya menjelang musim Formula 1 mendatang, terutama menghadapi proyek besar tahun 2026. Pada Minggu (21/12/2025), insinyur asal Spanyol, Vazquez Fernandez, mengumumkan melalui profil LinkedIn bahwa ia resmi bergabung dengan tim Inggris sebagai kepala desain permukaan, posisi strategis di departemen aerodinamika.
Vazquez mulai bekerja sejak November setelah meninggalkan Alpine, tim tempat ia meniti karier selama sepuluh musim di Formula 1. Sejak bergabung dengan Renault pada 2016 hingga menjabat kepala desainer, pengalaman panjangnya kini akan dimanfaatkan Aston Martin untuk memimpin desain dan implementasi permukaan mobil, memastikan ide aerodinamis tim diwujudkan secara optimal sesuai standar kinerja.
“Saya telah berkecimpung di F1 selama sepuluh tahun dan sekarang untuk mengambil tantangan baru ini di Aston Martin adalah kesempatan yang luar biasa,” tulis Vazquez di LinkedIn.
Peran Strategis Menuju Regulasi 2026
Aston Martin menghadapi perubahan regulasi besar pada 2026 yang akan membawa tantangan aerodinamis dan teknis baru. Dalam konteks ini, Vazquez akan bekerja sama dengan Adrian Newey, yang akan menjabat Direktur Teknis sekaligus prinsipal tim mulai tahun depan. Tugasnya adalah mengubah konsep aerodinamis menjadi geometri presisi, berkoordinasi dengan tim aerodinamika, struktur, dan manufaktur, serta memastikan mobil memenuhi standar efisiensi tertinggi.
Kehadiran Vazquez menambah kekuatan inti teknis Aston Martin sekaligus menegaskan ambisi tim untuk tampil kompetitif di era baru Formula 1. Keahliannya dalam desain permukaan menjadi salah satu pilar penting proyek Inggris yang menggabungkan talenta internasional dengan sentuhan Spanyol.
Spanyol Tambah Kekuatan di Silverstone
Masuknya Vazquez memperkuat representasi Spanyol di Aston Martin. Selain Fernando Alonso yang menjadi wajah utama tim, ada pula Pedro de la Rosa sebagai duta besar dan Mari Boya sebagai pembalap cadangan akademi. Kini, dengan Vazquez di jajaran teknis, kontribusi Spanyol semakin meluas dan diharapkan berperan krusial dalam pencapaian target Aston Martin pada 2026.