SUMBAR – Dua turis asal Kolombia, John Matthias Karsten dan Bermudez Moreno Michelle Joan, menjadi korban pencurian saat sedang berlibur di Kota Padang pada Kamis (30/1). Kedua wisatawan tersebut kehilangan seluruh uang tunai, ponsel, ATM, paspor, tanda pengenal, dan dokumen penting lainnya.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Lubuk Tampurung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, ketika Matthias dan Michelle sedang menikmati keindahan alam sambil mandi. Saat itu, dua pemuda yang tidak dikenal diduga mengambil barang-barang pribadi mereka yang ditinggalkan di pinggir air.
“Kami sudah pasrah barang kami hilang. Namun yang membuat kami merasa terobati adalah kepedulian dan kebaikan warga sekitar yang membuat kami tidak terlalu sedih,” ujar Matthias.
Kejadian ini membuat keduanya terjebak tanpa dokumen penting di lokasi tersebut. Beruntung, warga setempat segera memberi bantuan dengan mendampingi mereka untuk membuat laporan ke Polresta Padang. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Kantor Imigrasi Kelas I A Padang untuk tindakan lebih lanjut.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I A Padang, Irpan Sapari Somantri, menyatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera berkoordinasi dengan imigrasi pusat. Ia menambahkan bahwa kedua turis asal Kolombia itu nantinya akan diberangkatkan ke Kedutaan Besar Kolombia di Jakarta.
Matthias dan Michelle mengaku sangat terkesan dengan keramahan warga Kota Padang meski mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Mereka baru pertama kali berkunjung ke Kota Padang karena tertarik dengan keindahan alam dan pesona budaya setempat.
Sementara itu, pihak berwajib terus menyelidiki kasus ini dan berusaha mengidentifikasi pelaku pencurian. Polisi menghimbau kepada para wisatawan untuk selalu berhati-hati menjaga barang berharga selama berkunjung ke tempat wisata.