JAKARTA — Tidak jarang perasaan cemas dan tidak nyaman didapat ketika membaca suatu berita negatif. Informasi mengenai berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga kehidupan publik figur dapat memicu rasa cemas jika dikonsumsi tanpa batas. Di satu sisi, saat ini manusia hampir mustahil hidup tanpa paparan konten di media sosial yang sering memaparkan berita. Berdasarkan rangkuman artikel dari Beautynesia dan Female Daily, terdapat beberapa langkah yang dapat diterapkan agar tetap tenang saat mengikuti perkembangan berita.
Berikut tips membaca berita agar tidak mudah cemas, disertai penjelasannya:
1. Membatasi Paparan Berita
Membaca terlalu banyak berita, khususnya yang bernada negatif, dapat membuat pikiran terasa sesak. Karena itu, disarankan untuk mengatur waktu khusus dalam mengakses informasi. Dengan menentukan jam tertentu, misalnya hanya di pagi dan sore hari, pembaca tetap bisa mengikuti perkembangan terkini tanpa membuat pikiran terus-menerus dibebani informasi yang berpotensi memicu kecemasan.
2. Menerapkan Teknik Grounding 5-4-3-2-1
Ketika rasa cemas muncul setelah membaca berita, teknik grounding dapat membantu menenangkan pikiran. Teknik ini dilakukan dengan memusatkan perhatian pada lima hal yang terlihat, empat hal yang dapat disentuh, tiga hal yang terdengar, dua aroma yang tercium, dan satu sensasi yang dirasakan tubuh. Cara ini membantu pikiran kembali fokus pada kondisi saat ini, bukan pada kekhawatiran yang berlebihan.
3. Mengatur Pernapasan secara Teratur
Pernapasan yang tidak terkontrol sering kali memperburuk rasa gelisah. Dengan menarik napas secara perlahan, menahannya sejenak, lalu mengembuskannya secara teratur, tubuh dapat merespons dengan lebih rileks. Pola napas yang teratur membantu menurunkan ketegangan dan memberi sinyal pada tubuh untuk menenangkan diri.
4. Menyalurkan Pikiran melalui Journaling
Menulis apa yang dirasakan setelah membaca berita dapat menjadi cara efektif untuk mengurai kecemasan. Journaling membantu seseorang mengenali pikiran-pikiran yang mengganggu dan memahami sumber kegelisahan yang dirasakan. Dengan menuangkannya ke dalam tulisan, beban pikiran dapat terasa lebih ringan.
5. Berbagi Cerita dengan Orang Terdekat
Kecemasan yang muncul akibat berita tertentu tidak harus dipendam sendiri. Menceritakan kekhawatiran kepada teman atau keluarga dapat membantu meredakan emosi. Namun, penting untuk menyampaikan cerita secara wajar tanpa membesar-besarkan isi berita, agar perasaan cemas tidak semakin berkembang.
6. Tetap Fokus pada Prioritas dan Tenggat waktu
Setelah membaca berita, penting untuk kembali memusatkan perhatian pada aktivitas yang sedang dijalani. Terlalu larut memikirkan kemungkinan buruk dari informasi yang dibaca justru dapat mengganggu fokus dan produktivitas. Dengan memprioritaskan tugas yang ada, pikiran dapat lebih terarah dan tidak mudah terbawa kecemasan.