JAKARTA â Tes pramusim terkahir Kejuaraan Dunia Superbike 2026 digelar di Philip Island, Asutralia, pada 16-17 Februari. Direktur BMW Motorsport, Sven Blush, menegaskan pentingnya menjaga fokus tim di tengah transisi besar setelah kepergian Toprak Razgatlioglu.
âDari perspektif kami, poin terpenting adalah mengangkat olahraga motor ke level di mana kami dapat menunjukkan bahwa kami mampu bersaing memperebutkan gelar dan memenangkannya,â ujar Blusch dalam wawancara eksklusif yang dikutip dari Speedweek, Selasa (10/2/2026). Selama dua tahun bersama Razgatlioglu, BMW mencatat sejarah dengan meraih gelar dunia pertama mereka, termasuk 39 kemenangan dan 58 podium dari 66 balapan.
Blusch menekankan, âKita harus mengabaikan hal-hal lain. Dengan apa yang telah ditunjukkan Bulega dalam dua tahun terakhir, kita tahu bahwa dengan Ducati baru, dialah orang yang harus dikalahkan.â Ia menambahkan, meski sempat menghadapi kendala teknis dan cedera pembalap, tim tetap mampu mencetak lebih banyak poin di Australia dibanding tahun sebelumnya.
Musim 2026 menjadi awal baru bagi BMW dengan duet Danilo Petrucci dan Miguel Oliveira sebagai pembalap pabrikan. Blusch mengakui persiapan belum sepenuhnya matang karena keterbatasan waktu uji coba. âMereka adalah pembalap profesional dan sangat bagus, tetapi bahkan mereka pun tidak sepenuhnya mengenal motor dalam waktu tersebut. Oleh karena itu, kami harus memperlakukan akhir pekan balapan pertama seperti uji coba yang diperpanjang,â jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya kerja sama internal. âStrateginya berasal dari saya, tetapi hal yang hebat adalah Chris Gonschor, dalam perannya sebagai direktur teknis, dan Shaun Muir, sebagai kepala tim, selalu mendiskusikan semuanya dengan saya. Saya harus memastikan kami memiliki pembalap yang tepat dan anggaran yang diperlukan, bahwa kami diakui dan dipromosikan sebagai merek. Saya dapat mengandalkan mereka berdua 100 persen,â kata Blusch.