JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar kegiatan pemulihan psikologi atau trauma healing bagi anak-anak korban bencana hidrometeorologi di lokasi pengungsian SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, Ari Lesmana, dalam siaran daring bertajuk Teropong Bencana menegaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus pascabencana agar tidak mengalami trauma berkepanjangan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang mereka.
Pelaksanaan trauma healing ini melibatkan relawan Talenta Svara Berta dan Komunitas Dongeng Academy. Sejumlah pengisi acara nasional turut hadir, di antaranya penyanyi Berta, pelawak Kimau, Bang Tony, serta relawan lain yang datang langsung dari Jakarta.
Kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas interaktif seperti mendongeng, bercerita, menggambar, serta pembagian hadiah sesuai usia anak-anak di pengungsian. Selain itu, BNPB juga menyalurkan bingkisan berupa makanan ringan, makan siang, perlengkapan sekolah, dan mainan edukatif.
Ari menjelaskan bahwa pemulihan psikososial merupakan bagian penting dari penanganan darurat dan transisi menuju pemulihan, seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. BNPB berharap kegiatan ini mampu membangkitkan semangat anak-anak meski harus beraktivitas di pengungsian, sekaligus mendukung proses pemulihan sosial masyarakat pascabencana.