Bos tim Red Bull, Laurent Mekies, mencoba mendinginkan suasana terkait rumor panas Max Verstappen yang mempertimbangkan untuk gantung helm dari Formula 1. Sang juara dunia empat kali tersebut secara mengejutkan mengakui adanya niat untuk meninggalkan lintasan balap pada akhir musim 2026 akibat rasa frustrasinya yang mendalam terhadap regulasi mesin terbaru.
Ketika ditanya apakah ia benar-benar akan pergi, Verstappen menjawab dengan lugas kepada BBC Sport: โItulah yang saya katakan. Saya sedang memikirkan segalanya di paddock ini. Secara pribadi saya bahagia, tapi jadwal 24 balapan setahun membuat saya berpikir: apakah ini sepadan? Apakah saya lebih menikmati waktu di rumah bersama keluarga dan teman saat saya tidak lagi menikmati olahraga ini?โ
Meski kontrak Verstappen di Red Bull berlaku hingga akhir 2028, Mekies bersikeras bahwa pembalap berusia 28 tahun itu akan bertahan jika tim mampu memberikan mobil yang kompetitif.
โKami sama sekali tidak mendiskusikan soal pensiun,โ tegas Mekies kepada media di Suzuka. โFokus kami 100% adalah memberikan Max mobil yang cepat dan bisa dia kendalikan sepenuhnya. Saya yakin, saat dia bisa kembali bertarung di depan, kita akan melihat Max yang jauh lebih bahagia.โ
Red Bull Terlempar dari Persaingan Papan Atas
Kenyataan pahit harus ditelan Red Bull di GP Jepang. Verstappen hanya mampu finis di posisi kedelapan setelah secara mengejutkan tersingkir di kualifikasi bagian kedua (Q2). Sepanjang balapan, ia tertahan di belakang Pierre Gasly dari tim Alpine dan berkali-kali mengeluhkan kendali mobilnya yang ia sebut โtidak bisa dikendarai.โ
Mekies mengakui bahwa Red Bull kini merosot menjadi kekuatan keempat di grid, tertinggal jauh di belakang Mercedes, Ferrari, dan sang juara bertahan, McLaren.
โRealitanya, kami tertinggal satu detik dari yang tercepat dan setengah detik dari Ferrari. McLaren juga sudah berada di level yang sama dengan mereka. Kami berada di posisi keempat yang sangat jauh,โ ungkap Mekies jujur.
Ia menambahkan bahwa masalah utama tim bukan sekadar pengaturan teknis (set-up), melainkan ada keterbatasan kompleks pada paket mobil 2026 yang belum terpecahkan. โKami sedang bergulat dengan masalah serius yang menambah kurangnya performa dasar kami. Namun, memecahkan masalah rumit seperti inilah inti dari bisnis kami, dan saya percaya penuh pada kemampuan tim untuk bangkit.โ