HONG KONG – Dominasi bulu tangkis China kembali menjadi sorotan setelah berhasil menyapu bersih seluruh gelar juara di ajang BWF Super 500 Hong Kong Open 2025.
Pertandingan final yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Minggu (14/9/2025), menghadirkan duel sengit, termasuk “perang saudara” sesama wakil Negeri Tirai Bambu di dua nomor utama: tunggal putri dan ganda campuran.
Satu-satunya wakil Indonesia, pasangan ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, terhenti di babak semifinal.
Mereka harus mengakui keunggulan pasangan China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dengan skor 18-21 dan 12-21.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia gagal menempatkan wakil di partai puncak.
Sementara itu, perlawanan wakil India dan Jepang di tiga nomor tersisa juga belum mampu meruntuhkan tembok kokoh China.
Dari tunggal putra, ganda putra, hingga ganda putri, seluruh gelar tetap jatuh ke tangan skuad asuhan pelatih Li Yongbo tersebut.
Kemenangan telak ini mempertegas supremasi bulu tangkis China di panggung internasional dan sekaligus menjadi modal penting jelang turnamen besar berikutnya seperti Denmark Open 2025.
Hasil Final Hong Kong Open 2025
- Tunggal Putra (MS): Li Shi Feng (China) vs Lakshya Sen (India) → 21-15, 21-12.
- Tunggal Putri (WS): Wang Zhi Yi (China) vs Han Yue (China) → 21-14, 24-22.
- Ganda Putra (MD): Liang Wei Keng/Wang Chang (China) vs Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) → 19-21, 21-14, 21-17.
- Ganda Putri (WD): Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China) vs Rena Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) → 21-17, 21-15.
- Ganda Campuran (XD): Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China) → 21-14, 21-14.
Dominasi yang Sulit Digoyang
Prestasi di Hong Kong Open 2025 memperlihatkan kekuatan merata China di semua sektor.
Tidak hanya andal di tunggal putri, mereka juga mendominasi sektor ganda putra yang biasanya menjadi andalan India.
Pasangan Liang/Wang tampil tangguh dengan membalikkan keadaan usai kalah di gim pertama.
Di sektor ganda putri, pasangan Jepang yang diharapkan mampu menahan laju China pun terhenti.
Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian bermain solid dan memastikan kemenangan dua gim langsung.
Sementara di tunggal putra, Li Shi Feng tampil impresif dengan kemenangan meyakinkan atas Lakshya Sen.
Dengan hasil ini, China menegaskan diri sebagai pusat kekuatan bulu tangkis dunia.
Kedalaman skuad, konsistensi pemain muda hingga senior, serta strategi yang matang menjadikan mereka lawan yang sulit ditandingi di turnamen internasional.***