Program Citizenship by Investment (CBI) atau kewarganegaraan melalui investasi memungkinkan individu memperoleh kewarganegaraan kedua dengan kontribusi ekonomi, salah satunya berupa donasi non-refundable ke dana pemerintah. Opsi donasi ini populer karena sederhana, tanpa perlu beli properti atau bisnis, serta tidak memerlukan tinggal di negara tersebut.
Prosesnya cepat (beberapa bulan), termasuk keluarga, dan memberikan akses visa-free ke banyak negara. Program ini legal dan diakui, tapi memerlukan due diligence ketat (pemeriksaan latar belakang). Biaya minimal untuk applicant tunggal atau keluarga kecil pada 2026 (bisa lebih tinggi untuk keluarga besar, plus biaya administrasi).
Berikut negara-negara utama yang menawarkan opsi donasi langsung untuk kewarganegaraan:
Vanuatu (Pasifik Selatan)
Donasi minimal sekitar USD 130.000 (sekitar Rp2,17 miliar) ke Development Support Program. Proses tercepat di dunia (1-2 bulan), tanpa persyaratan residensi atau wawancara. Paspor Vanuatu memberikan visa-free ke sekitar 118 negara, bebas pajak penghasilan global.
Dominica (Karibia)
Donasi minimal USD 200.000 (sekitar Rp3,34 miliar) ke Economic Diversification Fund. Proses 3-4 bulan, termasuk keluarga. Paspor kuat dengan visa-free ke 152 negara, termasuk Schengen dan UK.
St. Lucia (Karibia)
Donasi minimal USD 240.000 (sekitar Rp.4 miliar) ke National Economic Fund. Proses sekitar 3-4 bulan, akses visa-free ke 158 negara termasuk Schengen dan UK. Cocok untuk keluarga dengan biaya tambahan rendah.
Antigua dan Barbuda (Karibia)
Donasi minimal USD 230.000 (sekitar Rp. 3,84 miliar) ke National Development Fund (atau USD 260.000 ke University Fund untuk keluarga besar). Visa-free ke 161 negara, termasuk Schengen dan UK. Hanya perlu kunjungan 5 hari dalam 5 tahun pertama.
Grenada (Karibia)
Donasi minimal USD 235.000 (sekitar Rp.3,92 miliar) ke National Transformation Fund. Keunikan: Akses E-2 Visa ke AS, visa-free ke 147 negara termasuk China dan Schengen.
St. Kitts and Nevis (Karibia)
Donasi minimal USD 250.000 (sekitar Rp4,18 miliar) ke Sustainable Island State Contribution. Program tertua dan terreputasi, visa-free ke banyak negara termasuk Schengen dan UK.
São Tomé and Príncipe (Afrika)
Donasi minimal USD 90.000 (sekitar Rp1,5 miliar) ke National Transformation Fund. Salah satu yang paling terjangkau, baru diluncurkan sekitar 2025, dengan proses relatif cepat.
Catatan Penting
- Biaya di atas untuk applicant tunggal atau keluarga kecil; tambahan untuk pasangan/anak/orang tua.
- Tidak ada program CBI langsung di Eropa saat ini (Malta ditutup 2025); Eropa lebih banyak Golden Visa (residensi dulu, citizenship setelah bertahun-tahun).
- Manfaat utama: Mobilitas global, diversifikasi aset, dan “Plan B” keamanan.
- Konsultasikan agen berlisensi karena aturan bisa berubah dan proses memerlukan dokumen lengkap.