JAKARTA – Teheran mengumumkan pada Selasa, 30 Juni bahwa delegasi teknis akan berangkat ke Doha untuk menindaklanjuti pencairan dana Iran yang dibekukan. Namun, Qatar menegaskan bahwa pertemuan di ibu kota tersebut bukanlah negosiasi langsung antara Iran dan Amerika Serikat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, membenarkan kehadiran utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner di Doha untuk bertemu mediator dan pejabat Qatar. “Mereka tidak berada di sini untuk bernegosiasi dengan Iran,” tegasnya, dilansir Hurriyet Daily News, Selasa (30/6/3036). Diskusi mencakup isu regional, termasuk Lebanon, serta aspek teknis terkait nuklir, ekonomi, dan keamanan berdasarkan nota kesepahaman Washington–Teheran.
Pembicaraan diperkirakan fokus pada transfer sekitar 6 miliar dolar AS dari total 12 miliar dana Iran yang diblokir. Qatar, yang sebelumnya enggan menjadi mediator, kini mengambil peran lebih aktif setelah gencatan senjata April lalu.
Sementara itu, Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) memperingatkan dampak jangka panjang dari konflik yang sempat melumpuhkan Selat Hormuz selama lebih dari 100 hari. Meski harga minyak Brent turun kembali ke sekitar 73 dolar per barel, biaya bahan bakar, gas, dan pupuk yang lebih tinggi masih berisiko menekan produksi pertanian, transportasi, dan anggaran rumah tangga.