JAKARTA – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan yang penuh makna. Acara ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak yatim dan pekerja harian.
Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Al Hijrah Dislitbangal, Pondok Labu, pada Kamis (11/9/2025). Dipimpin langsung oleh Kepala Dislitbangal (Kadislitbangal) Laksma TNI Mulyatna bersama seluruh keluarga besar Dislitbangal, peringatan ini mengusung tema “Membangun Karakter Personel TNI Prima Melalui Sunnah Rasulullah”. Tema tersebut selaras dengan semangat nasional Maulid Nabi tahun ini, yang jatuh pada 5 September 2025, sebagai hari libur nasional untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sebagai rahmat bagi semesta alam.
Dalam amanat pembukaannya, Laksma Mulyatna menekankan esensi peringatan Maulid sebagai pengingat akan teladan Nabi Muhammad SAW. “Salah satu keutamaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H / 2025 M yang diawali dengan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW yang merupakan suri tauladan bagi kita semua, Nabi utusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang membawa rahmat bagi seluruh alam dan menambah mahabbah kepada Allah dan Rasulnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kadislitbangal menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk syukur atas nikmat Allah SWT, sekaligus ajang untuk memperkuat karakter personel TNI melalui sunnah Rasul. “Menurut Laksma Mulyatna, pada hakekatnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2025 M dan pemberian santunan anak yatim yang diselenggarakan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas rahmat dan karunia dari Allah SWT. Sesuai dengan tema Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2025 M ini “Membangun Karakter Personel TNI Prima Melalui Sunnah Rasulullah”.”
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen ini sebagai inspirasi. “Melalui acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2025 M dan santunan anak yatim ini, tentu saya mengharapkan saudara-saudara dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan penuh kesungguhan dan semangat tinggi yang dilandasi keikhlasan hati dan niat semata-mata karena Allah Subhaanahu Wata’ala,” pungkas Kadislitbangal.
Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan Lettu Laut (KH) Ahmad Naufal, yang sehari-hari menjabat sebagai Paroh Disbintalal. Dalam ceramahnya, ia menggambarkan sosok Rasulullah SAW sebagai panutan sempurna dalam kehidupan modern. “Nabi Muhammad SAW adalah sosok manusia tegas dan adil, walaupun banyak dimusuhi, beliau memberikan contoh akhlak yang baik, serta membawa Islam menjadi agama rahmatan lil alamin,” katanya.
Puncak kegiatan adalah pembagian bantuan langsung dari Baznas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) TNI AL. Kadislitbangal bersama Pejabat Utama (PJU) Dislitbangal menyerahkan santunan kepada anak yatim di sekitar Dislitbangal dan kompleks perumahan TNI AL Pangkalan Jati. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada warakawuri (istri prajurit) dan Pekerja Harian Lepas (PHL) Dislitbangal, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
Kegiatan Maulid Nabi Dislitbangal ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi contoh bagaimana institusi militer mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembangunan karakter. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban Pondok Labu, acara ini berhasil menyentuh hati ratusan warga, mengingatkan bahwa sunnah Rasulullah SAW tetap relevan untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkarakter.
Peringatan Maulid Nabi 1447 H/2025 M secara nasional memang menjadi momentum untuk merenungkan ajaran Rasulullah, termasuk dalam konteks pendidikan dan kepemimpinan. Seperti tema serupa di berbagai daerah, acara ini menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi untuk generasi muda, termasuk personel TNI. Dengan demikian, Dislitbangal tidak hanya memperingati hari besar Islam, tapi juga berkontribusi pada program sosial yang berkelanjutan.