Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), distribusi Kartu Nusuk kepada jemaah haji Indonesia mulai berjalan normal. Hal ini tak lepas dari komunikasi intensif antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan pihak Syarikah yang menangani layanan jemaah di Makkah.
Kartu Nusuk adalah dokumen penting yang wajib dimiliki setiap jemaah untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah puncak haji. Selain itu, kartu ini juga harus ditunjukkan saat memasuki area Masjidil Haram.
PPIH memastikan layanan konsumsi, akomodasi, dan transportasi bagi jemaah tetap berjalan optimal selama masa tunggu menuju Armuzna.
Pihak penyelenggara haji Arab Saudi juga mengimbau agar jemaah Indonesia yang belum menerima Kartu Nusuk segera melapor kepada ketua kloter masing-masing. Hal ini penting agar proses pendataan dan distribusi kartu dapat dilakukan dengan tertib dan cepat.
Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan nyaman, sesuai standar pelayanan terbaik.
Laporan Tim Liputan Garuda TV – Makkah, Arab Saudi
Caption | Admin: Raihana
Liputan Haji ini kerjasama Garuda TV dengan Maktour Umrah & BPIH Khusus