JAKARTA — Bosnia dan Herzegovina berhasil menyingkirkan Italia usai unggul dalam adu penalti dengan skor 4-1 pada laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Pertandingan yang digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada (Rabu 1/4/2026) sebelumnya berakhir dengan skor imbang 1-1 dalam waktu 120 menit.
Italia lebih dulu memimpin berkat gol Moise Kean pada menit ke-15. Bosnia kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui gol Haris Tabakovic di menit ke-79.
Jalannya pertandingan diwarnai drama besar ketika Italia harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-41 akibat kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni. Meskipun demikian, skuad asuhan Gennaro Gattuso masih sanggup bertahan hingga babak perpanjangan waktu sebelum akhirnya takluk di babak adu penalti.
Bosnia Sempat Diremehkan
Saat Bosnia mengalahkan Wales pada Kamis (27/3/2026)/ di semifinal melalui adu penalti, sejumlah pemain Italia, di antaranya Federico Dimarco, Guglielmo Vicario, dan Pio Esposito, tertangkap kamera tengah bersorak gembira di dalam ruangan mereka, demikian dilansir dari Sportbible.
Rekaman tersebut menyebar luas dan memicu reaksi keras dari pendukung Bosnia yang menilai sikap para pemain Italia itu sebagai bentuk kesombongan dan ketidakhormatan.
Babak Pertama
Bosnia langsung tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Amar Memic mengirimkan umpan berbahaya dari sisi kanan lapangan pada menit ketiga, namun Riccardo Calafiori berhasil mengantisipasinya.
Justru Italia yang lebih dulu membobol gawang lawan pada menit ke-15 melalui Moise Kean. Berawal dari kekeliruan kiper Nikola Vasilj dalam menghalau bola, Nicolo Barella berhasil merebut penguasaan dan memberikan umpan kepada Kean yang menaklukkan gawang dengan tendangan ke sudut atas.
Bosnia tidak menyerah begitu saja. Ivan Basic melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Gianluigi Donnarumma dengan sigap menepis bola tersebut.
Serangan demi serangan terus diluncurkan tuan rumah. Ermedin Demirovic nyaris menyamakan skor lewat sundulan yang meleset tipis dari gawang Italia.
Titik balik terjadi pada menit ke-41 ketika Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung. Bek Italia itu menjatuhkan Memic yang berlari sendirian menuju gawang dalam situasi satu lawan satu.
Guna menutup celah di lini belakang, Italia menarik Mateo Retegui dan menggantinya dengan Federico Gatti. Hingga turun minum, keunggulan Italia 1-0 tetap tak berubah.
Babak Kedua
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Bosnia langsung menggempur Italia sejak awal babak kedua. Memic kembali mengirimkan umpan silang berbahaya, tetapi Demirovic gagal menyentuh bola di depan gawang.
Tekanan Bosnia terus meningkat. Donnarumma harus bekerja ekstra keras menepis tembakan keras Kerim Alajbegovic dari dalam kotak penalti.
Italia sempat mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-60 ketika Kean mencuri bola dan berlari bebas ke arah gawang, namun tembakannya melenceng dari sasaran.
Donnarumma kembali menjadi tembok pertahanan Italia saat menepis tembakan Benjamin Tahirovic yang terarah ke sudut bawah gawang.
Gol penyama kedudukan yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke-79. Sundulan Edin Dzeko berhasil ditepis Donnarumma, namun Haris Tabakovic sigap menyambar bola muntah dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Bosnia hampir berbalik memimpin pada menit ke-87 lewat sundulan Demirovic. Akan tetapi, Donnarumma kembali tampil gemilang dengan menepis bola keluar dari gawangnya.
Babak Extra Time
Tempo pertandingan pada babak perpanjangan waktu cenderung melambat seiring dengan kondisi kedua tim yang terlihat kelelahan. Kendati demikian, Italia nyaris mencetak gol saat Pio Esposito menyundul bola dari jarak dekat, namun Vasilj melakukan penyelamatan luar biasa.
Bosnia turut mendapatkan peluang pada menit-menit akhir. Tahirovic melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya melintas tipis di sisi gawang.
Skor 1-1 bertahan hingga 120 menit sehingga pemenang ditentukan melalui adu penalti.
Babak Adu Penalti
Bosnia tampil tenang dan percaya diri dalam babak adu penalti. Benjamin Tahirovic membuka eksekusi dengan sempurna, mengecoh Donnarumma untuk memberi keunggulan bagi tuan rumah.
Italia langsung tertekan ketika Pio Esposito gagal melaksanakan tugasnya. Tendangannya terbang jauh melampaui mistar gawang.
Haris Tabakovic dan Kerim Alajbegovic kemudian menambah koleksi gol Bosnia, sementara Sandro Tonali menjadi satu-satunya algojo Italia yang berhasil mengeksekusi penalti dengan baik.
Situasi Italia kian memburuk setelah tendangan Bryan Cristante membentur mistar gawang. Esmir Bajraktarevic pun menutup pesta dengan gol penentu yang mengunci kemenangan Bosnia atas Italia dengan skor 4-1 dalam babak adu penalti. (ACH )