JAKARTA – Tentara Iran mengklaim telah melancarkan serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan Al-Jaber di Kuwait.
Target serangan mencakup hanggar jet tempur, sistem komunikasii satelit, serta gudang peralatan militer. Al-Jaber dikenal sebagai pusat penting operasi udara dan pengawasan Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Dalam pernyataan resminya yang dilansir Sputnik, Jumat (31/7/2026), Angkatan Darat Iran menegaskan, “Serangan yang menentukan, luas, dan berskala besar oleh Angkatan Darat dan IRGC membuat musuh sangat kesulitan dan mengeluarkan biaya besar untuk mencegat drone dan rudal Iran.”
Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah serangan udara Amerika Serikat di Qeshm, Iran, yang menewaskan satu keluarga beranggotakan tiga orang, termasuk seorang anak berusia dua tahun.
Insiden terbaru ini menambah eskalasi ketegangan di Timur Tengah, dengan risiko meluasnya konflik antara Iran dan AS di kawasan strategis Teluk Persia.



