TEPI BARAT, PALESTINA — Ketegangan di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel kembali memanas. Dua warga Palestina dilaporkan tewas setelah ditembak oleh pasukan Israel di dekat kota Nablus, Minggu (6/7/2025) waktu setempat.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip AFP pada Senin (7/7/2025), Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi dua korban sebagai **Qusai Nasser Mahmud Nassar (23) dan Wissam Ghassan Shtayyeh (37).
“Mereka ditembak dan dibunuh oleh pasukan pendudukan (Israel) pada Minggu (6/7) sore di desa Salem, sebelah timur Nablus,” demikian pernyataan dari Kementerian Kesehatan Palestina.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak militer Israel terkait insiden penembakan tersebut.
Kekerasan Meningkat Sejak Konflik Gaza Meletus
Sejak pecahnya perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023 yang dipicu oleh serangan mematikan Hamas terhadap Israel, angka kekerasan di wilayah Tepi Barat terus melonjak. Data dari Kementerian Kesehatan Palestina menunjukkan bahwa sedikitnya 949 warga Palestina telah tewas sejak saat itu — sebagian besar merupakan militan, namun sejumlah besar warga sipil juga turut menjadi korban.
Sementara itu, data resmi dari otoritas Israel mencatat setidaknya 35 warga Israel, termasuk warga sipil dan anggota pasukan keamanan, tewas akibat serangan dari kelompok Palestina atau dalam operasi militer di wilayah Tepi Barat.
Bentrokan Terbaru di Desa Sinjil
Ketegangan juga terlihat dalam bentrokan yang terjadi pada Jumat (4/7) di desa Sinjil, wilayah Tepi Barat. Puluhan warga Palestina dan pemukim Israel terlibat dalam insiden kekerasan yang dipicu oleh aksi protes warga terhadap serangan pemukim Israel.
Menurut laporan AFP, insiden bermula saat penduduk lokal dan aktivis Palestina menggelar aksi di salah satu bukit desa, yang kemudian direspons oleh kehadiran pemukim Israel. Bentrokan pecah setelah para pemuda Palestina mendekati bukit untuk mengusir para pemukim.
Masih menurut laporan tersebut, para pemukim Israel melemparkan batu dari area lebih tinggi dan diduga melakukan pembakaran dalam bentrokan itu.
Situasi baru mereda setelah militer Israel mengirim beberapa jip ke lokasi. Pasukan Israel kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara, memaksa warga Palestina mundur kembali ke desa.
Krisis yang Belum Usai
Wilayah Tepi Barat, yang diduduki Israel sejak 1967, terus menjadi titik panas konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Meningkatnya intensitas kekerasan dalam beberapa bulan terakhir menambah daftar panjang korban jiwa, dan memperkeruh upaya diplomatik yang telah lama menemui jalan buntu.