JAKARTA – Konfirmasi absennya Marc Marquez pada dua putaran terakhir MotoGP 2025 dan tes pascamusim di Valencia menjadi pukulan berat bagi Ducati. Meski demikian, bos tim pabrikan Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa pemulihan cedera bahu sang pembalap Spanyol jauh lebih penting.
Marquez dipastikan menutup musim lebih awal setelah mengalami cedera bahu akibat insiden dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama Grand Prix Indonesia. Ia juga akan melewatkan tes resmi pertama untuk musim 2026 di Valencia, yang dijadwalkan dua hari setelah seri penutup musim dan menjadi ajang penting sebelum tes pramusim di Sepang pada Februari mendatang.
Dengan jadwal tes Sepang yang berdekatan dengan sesi uji coba di Buriram, serta hanya berselang satu bulan dari balapan pembuka musim 2026 di Thailand, tes Valencia menjadi krusial bagi arah pengembangan motor para pabrikan. Situasi ini semakin signifikan bagi Ducati, yang tengah menghadapi kesulitan performa dari Francesco Bagnaia dan inkonsistensi Fabio Di Giannantonio, sementara Fermin Aldeguer masih beradaptasi sebagai rookie dengan motor spesifikasi 2024.
Absennya Marquez dinilai sebagai kerugian besar, mengingat pengalaman dan umpan balik teknisnya dianggap sangat berharga untuk pengembangan Desmosedici versi 2026. Namun, Tardozzi menegaskan fokus utama adalah kesembuhan sang juara dunia delapan kali itu.
“Sayang sekali kami tidak bisa menghadirkan Marc [Marquez] di sana [tes Valencia], tetapi yang lebih penting adalah ia pulih 100 persen dari cederanya,” kata Tardozzi kepada siaran MotoGP World Feed saat FP1 di Sepang, dilansir dari Crash, Jumat (24/10/2025).
“Jadi, kami sangat mengenal Marc; kami kehilangan sesuatu karena ketidakhadirannya, tetapi kami yakin ia akan pulih sepenuhnya dari tes pertama tahun 2026 di Malaysia.
Kehadiran Marc selalu menjadi nilai tambah.”
Bulega Siap Jalani Tes di Jerez Gantikan Marc Marquez
Selama Marquez absen, Michele Pirro menjadi pengganti di tim Ducati Lenovo. Namun, rencana tersebut akan berubah ketika MotoGP kembali ke Eropa untuk dua seri penutup di Portugal (7–9 November) dan Valencia (14–16 November).
Pembalap Aruba.it Racing, Nicolo Bulega, disebut-sebut menjadi kandidat utama pengganti Marquez setelah ketidakhadiran pembalap Spanyol itu dikonfirmasi di Portimao.
Bulega sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk lebih dulu menjajal Desmosedici GP sebelum turun balapan. Rencana itu diperkuat oleh pernyataan Mauro Grassilli di Australia, yang menyebutkan uji coba mungkin dilakukan bersamaan dengan tes ban Michelin WorldSBK di Jerez pada 29–30 Oktober.
Kini, Tardozzi memastikan bahwa tes tersebut memang sedang disiapkan.
“Ini sesuatu yang kami lakukan karena kami ingin dia [Bulega] percaya diri dengan motornya mengingat pekerjaannya di tahun 2026 di mana dia akan membantu kami mengembangkan motor baru,” ujar Tardozzi.
“Jadi, memiliki pengetahuan tentang motor 1.000cc adalah sesuatu yang dapat membantunya di masa depan dan setelah tes, kami akan memutuskan apa yang akan dilakukan untuk dua balapan berikutnya.”
“Tes akan dilakukan di Jerez. Itu sesuatu yang ingin kami lakukan. Kami masih berdiskusi dengannya, tetapi kami pikir itu sesuatu yang bisa lebih baik. Semuanya akan diputuskan setelah balapan ini [Grand Prix Malaysia],” tambahnya.