JAKARTA – Dunia sepak bola tanah air tengah berduka. Menteri BUMN yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Djalu Ariel Fristianto, seorang suporter setia Timnas Indonesia, yang meninggal dunia setelah mendukung langsung skuad Garuda dalam pertandingan persahabatan melawan Lebanon.
Kabar duka ini mendapat perhatian khusus dari Erick Thohir. Ia bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, serta Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyempatkan diri hadir di rumah duka.
Kehadiran mereka menjadi wujud penghormatan bagi loyalitas almarhum yang dikenal sebagai anggota Ultras Garuda.
“Setelah pertandingan Timnas Indonesia, saya bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Pak Emil Dardak dan Walikota Surabaya, Pak Eri Cahyadi melayat almarhum Djalu, fans setia Timnas dari Ultras Garuda,” ujar Erick Thohir di akun Instagram, Selasa (9/9/2025).
Sempat Dilarikan ke RS
Djalu, pemuda berusia 25 tahun asal Lamongan, mengalami penurunan kondisi kesehatan saat laga Indonesia kontra Lebanon berlangsung.
Ia sempat dilarikan ke RS Bhakti Dharma Husada, Surabaya, untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya.
Menurut Erick Thohir, semangat Djalu dalam mendukung Merah Putih akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi komunitas sepak bola Indonesia.
“Almarhum Djalu berpulang karena sakit saat menyaksikan pertandingan Indonesia vs Lebanon. Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.”
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Cinta dan semangatnya yang tulus untuk Merah Putih akan selalu kami kenang,” tambah Erick.
Duka Kolektif Pecinta Sepak Bola
Kehilangan Djalu dirasakan tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga seluruh komunitas Ultras Garuda dan pecinta sepak bola nasional.
Sosoknya dianggap sebagai representasi suporter yang penuh dedikasi, rela berkorban waktu, tenaga, bahkan kesehatan demi mendukung perjuangan Timnas Indonesia di setiap laga.
Wafatnya Djalu menjadi pengingat bahwa semangat suporter adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan sepak bola nasional. Nama dan dedikasinya akan tetap hidup di hati para pecinta Garuda.
Sementara laga FIFA Matchday antara Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin, 8 September 2025 malam tersebut berakhir dengan skor 0-0. ***

