Tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP resmi memperkenalkan livery terbaru untuk musim MotoGP 2026, menandai babak baru bagi tim asal Jepang ini yang akan berlomba dengan motor bermesin V4 untuk pertama kalinya dalam era modern Grand Prix.
Peluncuran livery ini berlangsung di Gran Ballroom Intercontinental, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026), menandai musim balap 2026. Desainnya merupakan evolusi dari skema warna Yamaha sebelumnya, dengan penyesuaian yang mencerminkan identitas baru dan kesiapan tim menjelang era V4 yang dijadwalkan penuh pada musim ini.
Yamaha telah lama menggunakan mesin empat silinder segaris (inline-four) sejak era balap four-stroke pada 2002, yang menghasilkan sejumlah gelar juara dunia bersama pembalap legendaris seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Fabio Quartararo.
Namun, tim resmi mengumumkan pada akhir 2025 bahwa mereka akan sepenuhnya beralih ke mesin V4 untuk tahun 2026 setelah program uji coba berlangsung di beberapa balapan sebagai wildcard.
Dalam event peluncuran di Jakarta, tim menghadirkan pembalap Fabio Quartararo dan Alex Rins, yang akan tetap bersama Yamaha untuk musim ini. Kedua pembalap memasuki tahun-tahun akhir kontraknya dan diharapkan menjadi kunci dalam pengembangan motor V4 baru tersebut.
Musim 2025 lalu Quartararo menunjukkan performa kuat dengan meraih podium pertama Yamaha selama dua tahun terakhir di GP Jerez dan lima pole position, sementara Rins mencatat hasil terbaik di posisi ketujuh di GP Phillip Island.
Yamaha juga diposisikan unik di 2026 sebagai satu-satunya pabrikan di grid yang memiliki status konsesi rank D, artinya mereka memiliki kebebasan lebih dalam mengembangkan mesin sepanjang musim balap — sebuah keuntungan teknik penting di tengah era baru mesin V4 ini.
Peralihan ke mesin V4 merupakan perubahan terbesar bagi Yamaha dalam dua dekade terakhir, dan livery baru ini tidak hanya sekadar penampilan visual — tetapi simbol dimulainya babak baru teknologi dan aspirasi kompetitif tim di MotoGP 2026.
