JAKARTA – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pemajuan kebudayaan nasional memerlukan kolaborasi, inovasi, dan kerja keras dari berbagai pihak.
“Upaya pemajuan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi dari semua pihak,” ujar Fadli Zon dalam acara pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Rabu (8/1) dikutip dari Antara.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon mengingatkan pejabat baru bahwa pelantikan ini adalah langkah penting dalam pelaksanaan amanah untuk menjaga, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan Indonesia.
“Sebagai kementerian yang bertugas menjaga dan mempromosikan nilai-nilai luhur budaya bangsa, kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa kebudayaan tak hanya menjadi identitas bangsa, tapi juga menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Fadli Juga mengingatkan pentingnya merangkul keberagaman dan menjawab tantangan zaman, agar kebudayaan dapat menjadi kekuatan bangsa di tengah persaingan global.
“Dalam dunia yang terus berubah, tentu kita harus merangkul keberagaman, menjawab tantangan zaman, dan menghadirkan kebudayaan sebagai kekuatan bangsa di tengah persaingan global,” lanjutnya.
Menteri Kebudayaan itu pun menyoroti peran strategis pejabat eselon II dalam menerjemahkan visi dan misi kementerian ke dalam kebijakan dan program yang memberikan dampak nyata.
Selain itu, Fadli Zon juga menekankan pentingnya penerapan model kepemimpinan yang inklusif, kolaboratif, dan inovatif untuk mewujudkan misi dan mencapai visi kementerian.
Pelantikan pejabat pratama serta pejabat eselon ini menandakan langkah penting kementerian dalam mewujudkan visi kebudayaan nasional yang maju dan berdaya saing.
Fadli Zon pun mengajak seluruh elemen kementerian untuk menjaga, melestarikan, dan memanfaatkan potensi budaya sebagai kekuatan dalam pembangunan.
Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran pejabat kementerian menjadikan Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas mereka.