JAKARTA – Final Miami Open 2026 menghadirkan pertarungan sengit antara Coco Gauff dan Aryna Sabalenka yang berakhir dengan kemenangan dramatis bagi petenis nomor satu dunia tersebut.
Pertandingan yang digelar pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB itu menunjukkan dinamika tinggi sejak set pertama, di mana Sabalenka tampil dominan dan langsung menekan Gauff hingga mengamankan kemenangan 6-2 dalam waktu kurang dari 40 menit.
Mengutip The Daily Express, ekspresi emosional sempat terlihat dari Sabalenka yang beberapa kali menunjukkan ketegangan di lapangan, termasuk tatapan tajam ke arah lawannya saat momentum pertandingan mulai memanas.
Memasuki set kedua, Gauff bangkit dengan permainan agresif dan tekanan konstan yang akhirnya membuahkan hasil setelah ia merebut set dengan skor 6-4 untuk memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Capaian tersebut menjadi catatan penting karena merupakan pertama kalinya Sabalenka kehilangan satu set di turnamen ini dalam kurun waktu lebih dari dua tahun.
Namun, Sabalenka segera merespons dengan performa solid di set ketiga, memulai dengan break cepat sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan 6-3 dan memastikan gelar juara.
Meski harus mengakui keunggulan lawan, Gauff menunjukkan sportivitas tinggi dengan memberikan pujian terbuka kepada Sabalenka usai pertandingan.
Ia menyebut rivalnya sebagai petarung tangguh yang terus mendorongnya berkembang, sekaligus berharap duel keduanya akan terus berlanjut di final-final berikutnya.
Di hadapan publik tuan rumah, Gauff juga mengungkapkan kebanggaannya bisa tampil di turnamen yang memiliki nilai emosional dalam perjalanan hidupnya.
Atmosfer pertandingan semakin hidup berkat dukungan penuh dari keluarga dan penggemar Gauff yang memenuhi tribun, meski sempat memicu ketegangan kecil karena dianggap mengganggu konsentrasi lawan.
Situasi tersebut bahkan menarik perhatian pengamat yang menilai pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dengan sedikit bumbu emosi di antara kedua pemain.
Meski demikian, tidak ada konflik berkepanjangan yang tersisa, karena Sabalenka juga membalas pujian Gauff dengan mengakui rivalitas mereka sebagai salah satu yang paling kompetitif di tur tenis saat ini.
Ia menegaskan bahwa Gauff adalah lawan yang membuatnya terus berkembang dan berharap keduanya kembali bertemu di partai puncak turnamen besar mendatang.
Kekalahan Gauff sekaligus memuluskan Sabalenka menuju pencapaian langka meraih Sunshine Double setelah sebelumnya juga keluar sebagai juara di turnamen Indian Wells.***