JEMBER — Antusiasme warga Kabupaten Jember untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026 mengalami peningkatan signifikan hingga menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu penyumbang jamaah terbesar di Indonesia.
Keberangkatan ribuan jamaah haji asal Jember itu dilepas langsung oleh Kawendra Lukistian yang akrab disapa Mas Kawe bersama Dahnil Anzar Simanjuntak di Bandara Juanda Surabaya pada Jumat, 15 Mei 2026.
Sebanyak 2.960 calon jamaah haji asal Jember tercatat berangkat menuju Tanah Suci pada musim haji tahun ini.
Jumlah tersebut dinilai menjadi salah satu capaian terbesar untuk tingkat kabupaten di Indonesia sekaligus mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam memenuhi rukun Islam kelima.
Mas Kawe menilai meningkatnya jumlah jamaah haji tahun ini tidak lepas dari perhatian pemerintah pusat terhadap pelayanan umat, khususnya di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah, berkat perhatian Presiden Prabowo terhadap pelayanan umat, tahun ini jamaah haji asal Jember menjadi salah satu yang terbanyak di Indonesia.”
“Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan maksimal,” ujar Kawendra, Jumat (15/5/26).

Menurutnya, peningkatan jumlah jamaah harus dibarengi dengan kualitas pelayanan yang semakin baik agar seluruh proses ibadah berjalan aman dan nyaman bagi para calon haji.
Ia menegaskan pemerintah terus melakukan penguatan pelayanan mulai dari proses pemberangkatan, pendampingan jamaah, hingga layanan selama berada di Arab Saudi.
“Sesuai arahan Pak Presiden Prabowo, negara harus hadir memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.”
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” sambung Kawendra.
Di sisi lain, Muhammad Fawait juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kelancaran pelayanan jamaah haji asal Jember tahun ini.
Fawait secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Mas Kawe yang dinilai konsisten memperjuangkan kebutuhan masyarakat Jember, termasuk dalam aspek pelayanan ibadah haji.
“Terima kasih terutama untuk Mas Kawe yang selama ini terus memberi perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Jember, termasuk dalam mendukung pelayanan jamaah haji agar semakin baik,” ujar Fawait.
Suasana pelepasan jamaah haji di Bandara Juanda berlangsung penuh haru sejak pagi hari.
Ribuan anggota keluarga tampak memadati area keberangkatan untuk mengantar sanak saudara mereka menuju Tanah Suci.
Tangis haru, doa, dan pelukan mewarnai momen keberangkatan para jamaah yang diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar serta kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.
Peningkatan jumlah jamaah haji asal Jember pada 2026 juga menjadi sinyal tingginya minat masyarakat terhadap ibadah haji setelah berbagai upaya perbaikan layanan terus dilakukan pemerintah.***