JAKARTA – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, baru-baru ini merilis foto resmi yang menandai masa kepresidenannya sebagai Presiden AS ke-47. Foto tersebut menjadi perbincangan hangat karena ekspresinya yang disebut-sebut mirip dengan foto mugshot Trump yang diambil di Fulton County Jail, Georgia.
Dilansir oleh BBC dan CNN pada Minggu (19/1), foto resmi ini diambil oleh kepala fotografer Trump, Daniel Torok, dan digambarkan sebagai potret yang ‘serius, mengerikan, dan penuh pesan’. Dalam foto itu, Trump terlihat dengan ekspresi tegas dan alis terangkat.
Mantan fotografer Gedung Putih, Eric Draper, yang pernah bekerja untuk Presiden George W. Bush, menjelaskan bahwa potret resmi presiden adalah gambar yang paling banyak dicetak dan dilihat, menjadikannya sangat penting. Draper menambahkan bahwa foto Trump ‘sangat dimanipulasi’ dengan pencahayaan studio yang dramatis.
Eliska Sky, fotografer dari London Institute of Photography, menyebutkan bahwa pencahayaan yang digunakan memberikan efek ‘mengerikan’, mirip dengan gambaran dalam film horor atau seorang petinju yang siap bertanding. Paul Duerinckx, dosen senior fotografi di Swansea College of Art, berpendapat bahwa pencahayaan tersebut menonjolkan keseriusan dan niat dari gambar Trump.
Foto resmi Trump ini mendapat perhatian lebih karena perbandingannya dengan mugshot yang diambil saat Trump diproses di Fulton County Jail pada tahun 2023, setelah didakwa atas upaya membatalkan kekalahannya dalam Pilpres AS 2020. Meskipun Trump membantah tuduhan tersebut, foto mugshot-nya menjadi viral, bahkan muncul di berbagai barang dagangan, seperti kaus dan cangkir kopi.
Menurut YouTuber fotografi Jared Polin, potret resmi Trump tersebut terinspirasi oleh foto mugshot yang dikenal luas. Torok sendiri mengonfirmasi bahwa foto mugshot memang memberikan pengaruh dalam pengambilan gambar ini, meskipun tidak menanggapi permintaan komentar lebih lanjut.