Williams memperkenalkan livery edisi khusus berwarna hitam pekat untuk balapan di Las Vegas sebagai bagian dari perayaan kolaborasi dengan mitra utama mereka, Atlassian, sekaligus menyoroti teknologi AI revolusioner milik Atlassian: Rovo.
Livery memukau tersebut menampilkan aksen pelangi yang dirancang untuk memantulkan gemerlap lampu Las Vegas Strip, sembari menggambarkan kecepatan dan kekuatan teknologi Rovo.
Sebagai solusi AI utama dalam Atlassian System of Work, Rovo menghubungkan pengetahuan, manusia, dan alur kerja sehingga tim dapat bergerak lebih cepat. Teknologi ini menjadi salah satu perangkat penting yang digunakan Williams sejak kemitraan dengan Atlassian dimulai pada Maret 2025.
Melalui kerja sama ini, Atlassian mendukung Williams untuk mempercepat transformasi sistem kerja mereka—menciptakan efisiensi, meningkatkan prioritas, dan menghilangkan silo—semuanya demi satu tujuan: memperbaiki catatan waktu putaran.
Livery Futuristik yang Mencuri Perhatian di Las Vegas
“Livery yang mencolok ini adalah bentuk terbaru dari kolaborasi kami dengan Atlassian, yang membantu mempercepat transformasi teknologi Williams dan membawa kami kembali ke garis terdepan,” kata Team Principal James Vowles setelah pengungkapan desain tersebut.
“Dan tidak ada tempat yang lebih ikonik untuk memperkenalkannya selain Las Vegas—salah satu kota dengan perkembangan teknologi paling maju di dunia.”
Ini merupakan livery Atlassian kedua yang digunakan Williams musim ini. Livery pertama, yang tampil di Grand Prix Amerika Serikat di Austin, Texas, adalah desain throwback tahun 2002 yang merayakan visi dan semangat kerja sama antara kedua organisasi.
Pada akhir pekan itu, Carlos Sainz berhasil membawa Williams meraih podium Sprint pertama mereka. Hasil posisi ketiga tersebut menjadi podium kedua Williams pada musim 2025—musim terbaik sejak 2016.