JEPANG — Korea Selatan mempertahankan dominasi sepak bola putra Asian Games 2026 setelah menundukkan tuan rumah Jepang dengan skor 1-0 pada final Aichi-Nagoya 2026, Sabtu (3/10/2026).
Hasil tersebut memastikan Korea Selatan meraih medali emas sepak bola putra Asian Games untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Sebelumnya, Korea Selatan juga menjadi juara pada Asian Games 2014, 2018, dan 2022 sehingga torehan tahun ini memperpanjang rekor mereka.
Pertandingan final berlangsung di Toyota Stadium dan disaksikan sekitar 30.000 penonton yang memenuhi stadion untuk melihat duel dua rival Asia tersebut.
Jepang sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tetapi pertahanan Korea Selatan berhasil menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Gol penentu kemenangan Korea Selatan lahir melalui Eom Ji-sung pada menit ke-61 setelah pemain Swansea City itu melepaskan tembakan kaki kiri yang menaklukkan pertahanan Jepang.
Gol tersebut menjadi penentu setelah Jepang sempat memberikan tekanan dan bahkan membentur tiang gawang pada fase akhir pertandingan.
Eom tampil penting sepanjang turnamen dan sebelumnya juga mencetak hattrick ketika Korea Selatan mengawali perjalanan Asian Games dengan kemenangan 4-1 atas Qatar.
Korea Selatan mencapai final setelah bangkit mengalahkan China 2-1 pada semifinal melalui gol Lee Young-jun dan Bae Jun-ho.
Sementara itu, Jepang melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Uzbekistan melalui drama adu penalti dengan skor 9-8 setelah kedua tim bermain 1-1 hingga perpanjangan waktu.
Komposisi turnamen sepak bola putra Asian Games menggunakan pemain U-23 dengan setiap negara diperbolehkan membawa maksimal tiga pemain yang berusia di atas batas tersebut.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi sepak bola Korea Selatan setelah tim senior mereka gagal melewati fase grup Piala Dunia 2026.
Kegagalan tersebut sebelumnya memicu sorotan publik terhadap sepak bola Korea Selatan dan turut menambah tekanan terhadap federasi serta jajaran kepelatihan.
Medali emas Asian Games juga membawa keuntungan besar bagi para pemain Korea Selatan karena mereka memperoleh pembebasan dari kewajiban wajib militer sesuai ketentuan yang berlaku.
Yonhap melaporkan 20 dari 23 pemain dalam skuad Korea Selatan memperoleh pembebasan tersebut setelah tim memastikan medali emas.
Kebijakan Korea Selatan memberikan pengecualian wajib militer kepada atlet yang meraih emas Asian Games atau medali Olimpiade dalam kategori yang memenuhi ketentuan pemerintah.
Keberhasilan generasi baru ini juga meneruskan jejak sejumlah bintang Korea Selatan sebelumnya, termasuk Son Heung-min yang memperoleh pembebasan serupa setelah membantu Korea Selatan meraih emas Asian Games 2018.
Eom Ji-sung kini menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah golnya memastikan Korea Selatan kembali menguasai sepak bola putra Asian Games.***