Pemerintah Provinsi Banten memperluas jangkauan koordinasi lintas wilayah guna memaksimalkan pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Gubernur Banten Andra Soni mengonfirmasi bahwa penanganan operasi SAR kini melibatkan kolaborasi intensif dengan Pemerintah Provinsi dan Polda Lampung.
Langkah ini diambil mengingat pergerakan arus laut dan sebaran material di Selat Sunda berpotensi membawa keberadaan korban maupun barang bukti hingga ke kawasan pesisir Sumatra.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Banten memberikan support semaksimal mungkin. Kami sudah terkoordinasi langsung dengan Gubernur Lampung, dan Kapolda Banten juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Lampung untuk ikut melakukan penyisiran di sepanjang wilayah pesisir Lampung,” ujar Andra Soni di Posko Utama SAR Carita, Pandeglang Kamis (10/9).
Minta Publik Tak Berspekulasi Terkait Temuan Barang
Menanggapi informasi penemuan sejumlah material di perairan oleh tim lapangan, Gubernur menegaskan agar seluruh pihak menahan diri dari spekulasi yang belum terverifikasi. Seluruh barang bukti yang ditemukan dipastikan akan dianalisis secara akurat oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai pemegang otoritas tunggal informasi.
“Saat ini barang yang ditemukan sedang dibawa menuju posko untuk dikoordinasikan. Kita tidak boleh berspekulasi, namun setiap bukti fisik (eviden) yang ditemukan pasti dianalisis dan dikonfirmasi. Kepala Basarnas menegaskan ini adalah operasi kemanusiaan yang terbuka, bukan operasi rahasia, sehingga seluruh pembaruan informasi resmi akan disampaikan secara berkala oleh Basarnas,” tegasnya.
Dampingi Keluarga Korban dan Apresiasi Bantuan Nelayan
Selain pengerahan armada utama dari Basarnas, TNI AL, Polri, hingga Ditpolairud, operasi pencarian ini juga mendapat dukungan dari para nelayan lokal dan masyarakat pesisir yang ikut menyisir perairan sesuai batas kemampuan peralatan mereka.
Gubernur Banten juga menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga korban yang setia menunggu di lokasi pementauan. Pemprov Banten telah menyiapkan fasilitas akomodasi dan tempat istirahat khusus bagi keluarga korban selama proses pencarian berlangsung.
“Kami sangat memahami beban psikologis dan kecemasan yang dirasakan oleh pihak keluarga serta rekan-rekan media sekalian. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar sahabat-sahabat jurnalis dan kru kapal kita ini dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkas Andra Soni.