Lautan ungu resmi menguasai jantung sejarah Korea! Setelah penantian panjang selama hampir empat tahun, supergrup BTS akhirnya menggetarkan dunia dengan konser comeback gratis yang spektakuler di Gwanghwamun Square, Seoul, Sabtu (21/3/2026). Di bawah bayang-bayang megah Istana Gyeongbok, ketujuh ksatria K-pop ini membuktikan bahwa takhta mereka tak pernah bergeser sedikit pun.
Tepat pukul 20.00 waktu setempat, kalimat yang paling dinanti jutaan orang di seluruh planet ini menggema: “Halo Seoul, kami kembali,” seru RM. Seruan itu menandai berakhirnya masa hiatus panjang sejak seluruh anggota—RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jung Kook—menyelesaikan tugas wajib militer mereka.
Konser berdurasi satu jam yang disiarkan secara live global di Netflix ini dihadiri oleh lebih dari 260.000 penggemar yang memadati setiap sudut Alun-Alun Gwanghwamun. Acara ini bukan sekadar konser, melainkan perayaan besar atas perilisan album studio kelima mereka, “ARIRANG”, dengan single utama bertajuk “SWIM”.
Simbolisme Budaya di Lokasi Bersejarah
Pemilihan Gwanghwamun Square bukan tanpa alasan. Berlatar belakang arsitektur era Joseon yang telah berdiri selama 600 tahun, BTS memadukan modernitas musik pop dengan bobot budaya Korea yang mendalam. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, bahkan menyebut momen ini sebagai peristiwa spesial yang akan dikenang dunia untuk waktu yang lama.
Meski RM tampil dengan keterbatasan fisik akibat cedera pergelangan kaki yang dialaminya saat latihan pada 19 Maret lalu, sang leader tetap menunjukkan karisma luar biasa. Atas saran medis, BigHit Music membatasi koreografinya, namun semangat RM untuk memberikan penampilan berkualitas tinggi tetap tak tergoyahkan.
Seoul dalam “Ring 1” Keamanan
Skala massa yang masif membuat otoritas Korea Selatan memberlakukan pengamanan tingkat tinggi. Sekitar 15.000 personel keamanan, termasuk 6.700 polisi, dikerahkan untuk menjaga zona pengamanan sepanjang 1,2 kilometer. Kewaspadaan teror dinaikkan ke tingkat tertinggi kedua, dan stasiun-stasiun kereta bawah tanah di seluruh Seoul berada dalam pengawasan ketat demi menjamin keselamatan para ARMY.
Menuju Tur Dunia Terbesar Sepanjang Sejarah
Gwanghwamun hanyalah permulaan. Konser ini merupakan pembuka dari tur dunia raksasa yang mencakup 82 pertunjukan stadion di berbagai belahan dunia, mulai dari Tokyo, Amerika, Eropa, hingga Asia Tenggara.
Analisis dari SK Securities dan Bloomberg memproyeksikan tur ini akan berlangsung hingga awal 2027 dan berpotensi mencetak pendapatan fantastis sebesar $2 miliar, menyaingi rekor Eras Tour milik Taylor Swift. Kritikus budaya Ha Jae-keun meyakini bahwa ini adalah awal dari “masa kejayaan kedua” BTS yang akan jauh lebih besar dari sebelumnya.