JAKARTA – TNI Angkatan Laut, dalam hal ini Satgasmar Pam Ambalat XXX melakukan pembangunan tanggul penahan abrasi di Pantai Indah, Sei Bajau, Desa Tanjung Aru, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (10/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung stabilitas lingkungan masyarakat.
Pada kegiatan itu, Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir yang tergabung dalam Satgasmar Pam Ambalat XXX bergotong royong bersama warga setempat untuk membangun tanggul di wilayah Panta.
Proses pengerjaan sendiri dimulai dengan menyusun karung pasir di sepanjang garis pantai, membentuk tanggul yang berfungsi menahan gelombang pasang dan ombak besar.
Selain itu, tanggul yang dibangun itu juag diharapkan dapat mencegah abrasi yang berpotensi merusak permukiman dan infrastruktur di sekitar Pantai Indah.
Dansatgasmar Pam Ambalat Kapten Marinir Oki Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata TNI AL dalam menjawab tantangan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir.
“(Kegiatan ini) sejalan dengan peran tugas TNI AL yang tidak hanya menjaga laut sebagai wilayah kedaulatan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat pesisir dapat hidup aman dan sejahtera,” ujarnya.
Oki juga kemudian menambahkan bahwa sinergi antara prajurit TNI AL dan masyarakat tidak hanya memperkuat hubungan, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam mengatasi tantangan di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya kehadiran TNI AL di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan, termasuk isu lingkungan.