JAKARTA – Lewis Hamilton mengakhiri Grand Prix Jepang dengan rasa kecewa setelah hanya mampu finis di posisi keenam. Rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, tampil lebih impresif dengan merebut podium ketiga.
Hamilton sempat berada di posisi ketiga sebelum periode safety car akibat kecelakaan Ollie Bearman. Namun, setelah pit stop, performanya menurun dan ia tak mampu mempertahankan posisi. Leclerc akhirnya finis hampir sepuluh detik di depan Hamilton.
“Balapan itu pada akhirnya cukup mengerikan,” ujar Hamilton, dilansir dari Speedweek, Minggu (29/3/2026). “Karena saya sempat berada di posisi ketiga, tetapi pada akhirnya saya finis di posisi keenam. Saya perlu memahami di mana saya kehilangan semua tenaga itu. Saya terutama kekurangan tenaga setelah pit stop di stint kedua.”
Juara dunia tujuh kali itu mengaku kebingungan dengan performa mobilnya. “Saya kesulitan sepanjang balapan untuk mengimbangi para pembalap di depan saya karena saya memang tidak memiliki tenaga yang cukup… Saya benar-benar tidak mengerti,” katanya. Hamilton menambahkan bahwa ia sudah mengikuti instruksi tim, namun tetap merasa kehilangan tenaga. “Saya perlu mencari tahu apakah ada yang salah dengan mobilnya. Tapi setidaknya saya bisa mencetak beberapa poin.”