BANDUNG BARAT – Operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Kabupaten Bandung Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari keempat, Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah korban yang tertimbun material longsoran.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa temuan terbaru menambah jumlah korban yang telah dievakuasi sejak hari pertama operasi.
“Memasuki hari keempat operasi pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 9 body pack atau kantong jenazah,” ujarnya.
Dengan tambahan tersebut, total kantong jenazah yang telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri hingga Selasa (27/1) pukul 18.01 WIB mencapai 48 kantong jenazah. Seluruhnya saat ini dalam proses identifikasi lebih lanjut.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan potensi SAR lainnya terus memaksimalkan pencarian di sejumlah titik prioritas. Area penyisiran difokuskan pada zona yang diduga kuat masih terdapat korban tertimbun.
“Lokasi penemuan korban longsor hari ini berada di sektor A1, A2 dan B2,” kata Abdul Muhari.
Untuk mempercepat proses evakuasi, dukungan alat berat serta anjing pelacak (K9) terus ditambah. Strategi ini diterapkan guna menembus timbunan tanah yang padat serta mendeteksi keberadaan korban di kedalaman tertentu.
Berdasarkan pendataan sementara, masih ada puluhan korban yang diduga belum ditemukan. “Diperkirakan masih terdapat 32 jiwa yang masih dalam pencarian,” jelasnya.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan esok hari dengan pola penyisiran berlapis di sektor-sektor yang telah dipetakan sebelumnya.