JAKARTA – Mantan penasihat Red Bull, Helmut Marko, memperkirakan perebutan gelar juara dunia Formula 1 2026 akan berlangsuung ketat antara dua pembalap Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.
Mercedes tampil dominan pada tiga putaran awal musim dengan meraih posisi 1-2 di seluruh sesi kualifikasi serta memenangkan empat balapan, termasuk sprint di China. Keunggulan Silver Arrows terlihat jelas, dengan margin delapan persepuluh detik di Melbourne dan tiga setengah persepuluh detik di Shanghai serta Suzuka. Ferrari dan McLaren disebut sebagai pesaing terdekat, namun Marko menilai Mercedes tetap unggul.
Antonelli, yang baru menjalani musim keduanya, tampil impresif dengan menyamai Russell dalam kualifikasi dan meraih dua kemenangan grand prix sehingga memimpin klasemen. “Seluruh sikapnya sangat menyegarkan,” kata Marko, dilansir Motorsport, Selasa (14/4/2026). “Dia sudah sangat cepat di mana pun di kategori junior, dan senang melihat pembalap muda seperti itu muncul.”
Meski demikian, Marko mengingatkan konsistensi Antonelli masih perlu dibuktikan. “Pertanyaannya adalah apakah dia mampu mempertahankan kecepatan dan performa tersebut sepanjang musim. Russell jelas lebih berpengalaman, dan tahun lalu, begitu balapan dipindahkan ke Eropa, Antonelli mengalami penurunan performa yang signifikan,” ujarnya.
Pada musim 2025, Antonelli mencatat 147 poin di luar Eropa, namun hanya tiga poin di sembilan putaran Eropa. “Ini akan menjadi momen menarik di dalam tim, karena kejuaraan dunia pasti akan ditentukan oleh persaingan antara kedua pembalap Mercedes,” tambah Marko.
Antonelli sendiri telah memecahkan sejumlah rekor usia di F1, termasuk pole position termuda, pencetak lap tercepat termuda, pemimpin balapan termuda, hingga pencetak hat-trick termuda. Rekor yang sebelumnya dipegang Lewis Hamilton, Sebastian Vettel, dan Max Verstappen kini dilampaui oleh pembalap muda Italia tersebut.