Prosesi pelantikan jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode baru oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), diwarnai absennya dua figur penting. Dari total 26 tokoh nasional yang ditetapkan, mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan serta tokoh keagamaan Pendeta Jacky Manuputty tampak tidak hadir di lokasi acara.
Pelantikan tersebut hanya diikuti secara fisik oleh 24 pejabat dan tokoh terkemuka yang mengambil sumpah jabatan di hadapan Presiden.
Kepastian nama Jonan dan Jacky masuk dalam jajaran penasihat kepresidenan terkonfirmasi saat Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg, Nanik Purwanti, membacakan dokumen Keputusan Presiden (Keppres) penetapan struktur Wantimpres.
“Menetapkan, mengangkat keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden masing-masing: Pratikno sebagai Ketua merangkap Anggota, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota, Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap Anggota… Nomor 25 Jacky Manuputty, Nomor 26 Ignasius Jonan, masing-masing sebagai Anggota,” ujar Nanik membacakan petikan Keppres saat mengawali prosesi sakral tersebut.
Pratikno: Keabsahan Sudah Terikat Keppres
Menanggapi ketidakhadiran dua rekannya dalam acara pelantikan resmi di Istana, Ketua Wantimpres yang baru dilantik, Pratikno, menegaskan bahwa ketidakhadiran fisik tersebut sama sekali tidak membatalkan keabsahan status keanggotaan mereka.
Menurut mantan Menko PMK tersebut, mekanisme teknis administratif terkait ketidakhadiran Jonan dan Jacky telah ditangani langsung oleh Sekretariat Wantimpres.
“Tidak ada masalah. Itu sudah diatur oleh Sekretaris. Yang terpenting, nama mereka kan sudah secara resmi ditetapkan di dalam Keppres bersama 24 anggota lainnya,” ujar Pratikno memberikan klarifikasi singkat kepada awak media usai acara pelantikan.
Dengan terbitnya Keppres tersebut, baik Ignasius Jonan maupun Jacky Manuputty tetap secara hukum terdaftar sebagai anggota resmi Wantimpres yang bertugas memberikan pertimbangan strategis, etis, dan normatif kepada Presiden Prabowo Subianto.