Untuk pertama kalinya dalam lebih dari tujuh dekade sejarah Formula 1, sebuah tikungan sirkuit tidak lagi hanya dinamai berdasarkan arah atau nomor, melainkan untuk menghormati dua sosok perempuan hebat. Tikungan 6 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, kini resmi didedikasikan untuk Laura Mueller dan Hannah Schmitz.
Peresmian ini menjadi bagian dari inisiatif “In Her Corner” yang bertepatan dengan pembukaan musim F1 2026 pada 8 Maret mendatang—tanggal yang juga dirayakan sebagai Hari Perempuan Internasional.
Dua Otak Jenius di Balik Layar
Inisiatif yang diprakarsai oleh Engineers Australia dan Australian Grand Prix Corporation ini merayakan dedikasi dua insinyur wanita paling berpengaruh di grid saat ini:
-
Laura Mueller (TGR Haas F1 Team): Ia mencetak sejarah sebagai Race Engineer wanita penuh waktu pertama di F1. Mueller adalah sosok yang mendampingi Esteban Ocon di radio tim, membuktikan bahwa kursi pit wall bukan hanya milik laki-laki.
-
Hannah Schmitz (Oracle Red Bull Racing): Sebagai Head of Race Strategy, Schmitz adalah “otak” di balik kemenangan-kemenangan krusial Red Bull. Ketenangannya di bawah tekanan telah membawa Max Verstappen meraih gelar juara dunia berkali-kali.
“Jika kamu bisa melihatnya, kamu bisa menjadi itu,” ujar Mueller. “Saya berharap ini memotivasi anak-anak perempuan di seluruh dunia untuk berani mengejar karier di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika).”
Panggung Besar di Albert Park
Peresmian Tikungan 6 akan dilakukan pada Kamis, 5 Maret, dalam sebuah diskusi panel yang dipandu oleh mantan ahli strategi Sauber, Ruth Buscombe. Acara ini akan dihadiri oleh para talenta masa depan, termasuk pembalap F1 Academy, Aiva Anagnostiadis dan Joanne Ciconte.
Momen ini terasa kian spesial karena GP Australia 2026 adalah awal dari era baru. Selain debut regulasi sasis dan mesin baru, musim ini juga menyambut kedatangan tim ke-11, Cadillac, serta wajah baru Audi F1 Team.
Penamaan tikungan ini bukan sekadar seremoni. Di tengah olahraga yang masih didominasi pria, langkah ini adalah pernyataan permanen tentang representasi. Tikungan 6 bukan lagi sekadar aspal panas; ia adalah bukti nyata bahwa di Formula 1, talenta tidak mengenal gender.