JAKARTA – Laga penentu nasib dua raksasa Eropa, Inter Milan vs Bayern Munich, akan berlangsung panas pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025 di Stadion San Siro, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB.
Setelah mengantongi keunggulan 2-1 dari leg pertama, Inter membawa kepercayaan diri tinggi, namun tetap waspada terhadap ancaman balik dari Bayern.
Laga ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan musim ini.
Kedua tim masih memiliki peluang besar untuk lolos ke semifinal Liga Champions 2025, menjadikan pertemuan ini sebagai duel yang bukan sekadar formalitas, tapi pertaruhan harga diri dan sejarah klub.
Pelatih Simone Inzaghi menegaskan, Inter tidak boleh terbuai oleh hasil di leg pertama. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus dan tampil sempurna.
“Kami harus melupakan hasil di Munich. Bayern punya kualitas luar biasa, dan kami harus tampil sempurna,” ujarnya, dikutip dari laman resmi klub.
Bayern Siap Balas Dendam
Simone Inzaghi menyoroti bahaya dari kekuatan Bayern Munich, terutama di sisi sayap dan kedalaman skuad mereka yang bisa merusak ritme permainan.
Fokus Inter akan berada pada penguasaan bola yang dominan, seperti yang mereka tampilkan di Munich pekan lalu.
“Kami perlu mempertahankan penguasaan bola sebanyak mungkin, seperti di leg pertama,” tambah Inzaghi.
Namun, Inter harus tampil tanpa tiga pilar penting: Denzel Dumfries, Piotr Zielinski, dan Joaquin Correa.
Meskipun kehilangan sejumlah pemain kunci, Inzaghi tetap menolak memprediksi skor dan memilih untuk menekankan pada kestabilan permainan dan efektivitas taktik.
Di sisi lain, Bayern Munich datang ke Italia dengan misi membalikkan keadaan.
Kekalahan 1-2 di kandang sendiri tak membuat semangat mereka surut.
Mereka hanya butuh kemenangan satu gol untuk memaksakan perpanjangan waktu, atau menang dengan margin dua gol untuk mengamankan tiket semifinal.
Striker utama Bayern Munich, Harry Kane, optimistis timnya mampu bangkit.
“Kami yakin bisa bangkit, kami butuh mentalitas dan ketajaman dalam penyelesaian akhir,” tegasnya.
Sang pelatih, Vincent Kompany, juga menyampaikan tekad kuat timnya.
“Kami tahu ini laga sulit, tapi Bayern selalu bermain untuk menang, kami ingin menciptakan malam spesial, terutama untuk fans kami,” ujarnya penuh motivasi.
Sejarah mencatat, lima pertemuan terakhir antara kedua tim berakhir dengan keunggulan tipis Bayern—tiga kemenangan dibanding dua milik Inter.
Catatan tersebut hanya mempertebal tensi laga yang akan berlangsung, di mana setiap gol, bahkan setiap detik, bisa menentukan nasib kedua tim.
Kedua pelatih telah mempersiapkan taktik terbaik mereka.
Inzaghi dengan formasi 3-5-2 khasnya yang memaksimalkan kreativitas lini tengah dan serangan balik cepat, sementara Kompany akan mengandalkan variasi serangan melalui formasi 4-2-3-1 yang fleksibel.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Pavard, Acerbi, Bastoni; Darmian, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Martinez.
Bayern Munich (4-2-3-1):
Urbig; Laimer, Dier, Kim, Stanisic; Kimmich, Goretzka; Olise, Muller, Sane; Kane.***