MAJALENGKA – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keseriusannya dalam menyerap aspirasi petani saat menghadiri panen raya padi di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).
Usai menjajal langsung mesin pemanen padi modern, combine harvester, Presiden Prabowo menyempatkan diri berdialog dengan para petani yang hadir di lokasi. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo tampak mencatat satu per satu masukan yang disampaikan para petani dan kepala daerah.
Dalam dialog virtual, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan tiga persoalan utama yang dihadapi petani di daerahnya, yakni irigasi, pupuk, dan keterbatasan alat pertanian. Menanggapi hal itu, Presiden langsung mengeluarkan buku kecil dan mencatatnya.
“Segi kendala beberapa di Provinsi Aceh yaitu, pertama irigasi dan saluran irigasi, kedua pupuk, dan ketiga adalah bajak sawah seperti traktor dan alat pemotong padi,” ujar Muzakir.
Sementara itu, seorang petani dari Ngawi mengungkapkan apresiasinya terhadap kebijakan pemerintah yang telah meningkatkan harga gabah dan mempermudah distribusi pupuk.
“Kami dari petani Ngawi cukup merasa bahagia dengan kebijakan Bapak. Harga gabah Rp6.500 dan pupuk pun sampai kepada kami dengan mudah,” ujar petani tersebut.
Presiden Prabowo tampak menyimak dengan seksama setiap pernyataan yang disampaikan, serta mencatat langsung poin-poin penting yang dianggap perlu ditindaklanjuti.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut, hadir juga beberapa pejabat, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengatakan kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari panen serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota se-Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan di sektor pertanian.
“Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga bukti nyata dari peningkatan produktivitas pertanian nasional,” ujar Yusuf.
Usai menghadiri acara panen raya, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali ke Jakarta.