Live Program UHF Digital

iPhone Jatuh dari Ketinggian 4.800 Meter Tetap Nyala, Ternyata Ini Sebabnya

Sebuah penjelasan dari pakar mengungkapkan bahwa keberlangsungan iPhone setelah jatuh dari jendela berlubang pesawat Jet Alaska Airlines pada ketinggian 4.800 meter lebih terjadi karena faktor bidang hantaman yang luas, bukan semata-mata kekuatan fisik perangkat itu sendiri.

Insiden unik terjadi pada penerbangan Alaska Airlines 1282 di Portland, Oregon, di mana seorang penumpang secara tak sengaja menjatuhkan iPhone-nya dari pesawat, namun perangkat tersebut terbukti selamat tanpa kerusakan serius.

Boeing 737 Max 9 milik Alaska Airlines melakukan pendaratan darurat di Oregon setelah panel jendela pesawat mengalami kerusakan tak lama setelah lepas landas. Seanathan Bates, seorang pengguna X, kemudian mendokumentasikan penemuan iPhone yang selamat dari kejatuhan tersebut dan menjadi viral.

“Menemukan sebuah iPhone di pinggir jalan… Masih dalam mode pesawat dengan setengah baterai dan terbuka untuk klaim bagasi untuk #AlaskaAirlines ASA1282 Selamat dari jatuh dari ketinggian 16.000 kaki dengan sangat baik!” tulis Bates pada Senin (8/1).

“Ketika saya melaporkannya, Zoe di @NTSB mengatakan bahwa itu adalah ponsel kedua yang ditemukan,” tambahnya.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) mengonfirmasi penemuan dua ponsel setelah insiden tersebut dan menyatakan bahwa keduanya masih berfungsi dengan baik.

iPhone Jatuh dari Ketinggian 4.800 Meter Tetap Nyala, Ternyata Ini Sebabnya
iPhone menggunakan casing spigen (sumber : Platform X)

 

Menanggapi fenomena ini, Rhett Allain, seorang profesor fisika di Southeastern Louisiana University, menjelaskan bahwa hantaman adalah fenomena yang kompleks. Ia menyatakan bahwa suatu ponsel mungkin rusak jika jatuh dari jarak yang tidak terlalu tinggi, tetapi bisa selamat ketika jatuh dari ketinggian yang sangat tinggi, seperti dalam kejadian ini.

Allain menggambarkan bahwa waktu tumbukan yang singkat memerlukan kekuatan yang lebih besar untuk menghentikannya, dan gaya besar ini dapat menyebabkan ponsel pecah. Namun, dalam kasus seperti ini, di mana jatuh dari ketinggian yang tinggi, gaya yang diterima ponsel lebih sedikit karena waktu tumbukan yang lebih lama.

Simon Foster, seorang ilmuwan ruang angkasa di Imperial College London, menambahkan bahwa semakin lama waktu tumbukan, gaya yang diterima oleh benda yang jatuh akan lebih sedikit. Dengan mempertimbangkan ukuran iPhone, Foster memperkirakan bahwa ponsel ini hanya memerlukan 12 detik untuk mencapai kecepatan jatuh 45 kilometer per jam.

Allain juga memberikan contoh lain, di mana ponsel jatuh dari saku dan mendarat di atas batu kecil. Ia menjelaskan bahwa gaya tumbukannya akan besar, seperti saat membentur lantai, dan area tumbukan yang kecil dapat menyebabkan tekanan yang tinggi. Situasinya berbeda jika ponsel mendarat di permukaan datar dengan area tumbukan yang lebih besar.

Namun netizen tertarik dengan casing yang digunakan pada iPhone tersebut karena casing itu melindungi iPhone dan tidak pecah sama sekali.

Mystery terpecahkan dalam waktu lima hari setelah kejadian tersebut. Melalui akun resmi Spigen, pertanyaan mengenai casing iPhone yang berhasil bertahan setelah jatuh dari ketinggian 16.000 kaki di pesawat Alaska Airlines mendapatkan jawaban.

Pada tanggal 13 Januari 2024, akun @SpigenWorld mengutip cuitan dari pengguna Seanathan Bates dan menjelaskan, “Casing iPhone yang selamat dari ketinggian 16.000 kaki dari maskapai Alaska adalah Spigen Cryo Armor.”

Spigen melampirkan bukti berupa tangkapan layar percakapan dengan seseorang yang mengaku sebagai teman dari pemilik iPhone tersebut, yaitu Cuong Tran. Dalam tangkapan layar tersebut, tampak klarifikasi bahwa casing yang digunakan adalah Spigen Cryo Armor.

Foto dari iPhone yang berhasil ditemukan dan selamat juga disertakan dalam klarifikasi tersebut.

Untuk diketahui, Spigen merupakan produsen casing HP yang terkenal akan kualitasnya. Mereka dikenal menyediakan casing untuk berbagai merek terkenal, seperti iPhone, Samsung Galaxy, Google Pixel, dan masih banyak lagi. Penemuan ini semakin menegaskan reputasi Spigen sebagai produsen casing berkualitas tinggi yang mampu memberikan perlindungan maksimal untuk perangkat pengguna.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *